Harga beras Aceh melonjak akibat banjir Sumatera

admin.aiotrade 15 Des 2025 2 menit 24x dilihat
Harga beras Aceh melonjak akibat banjir Sumatera


Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa tiga wilayah yang terdampak banjir di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, masuk ke dalam lima besar provinsi yang mengalami kenaikan harga beras. Ketiganya memang wilayah yang sedang terkena bencana, sehingga efeknya sudah mulai terlihat dari perkembangan harga di minggu kedua Desember 2025. Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam rapat koordinasi inflasi yang disiarkan melalui YouTube, Senin, 15 Desember 2025.

Aceh menjadi provinsi dengan kenaikan harga beras tertinggi, yaitu sebesar 3,10 persen. Rata-rata harga beras di Aceh berkisar pada Rp 14.712 per kilogram. Kenaikan kedua terjadi di Sumatera Barat dengan lonjakan sebesar 1,45 persen. Sementara itu, Sumatera Utara menempati posisi keempat sebagai wilayah dengan kenaikan harga beras tertinggi, yakni sebesar 0,52 persen.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain itu, BPS juga melaporkan kenaikan harga tertinggi berdasarkan kabupaten/kota. Data menunjukkan bahwa kabupaten/kota di Aceh menjadi yang paling banyak mengalami kenaikan harga beras. Pudji menyebutkan bahwa sebanyak 12 kabupaten/kota di Aceh mengalami kenaikan harga beras. Di Sumatera Utara, kenaikan harga beras terjadi di 11 kabupaten/kota, sementara di Sumatera Barat kenaikan harga beras terjadi di 10 kabupaten/kota.

Kenaikan harga beras tertinggi terjadi di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, dengan lonjakan hingga 12,28 persen. Kenaikan tertinggi disusul oleh Pariaman, Sumatera Barat sebesar 9,38 persen, dan Nias Utara, Sumatera Utara sebesar 8,73 persen.

Pudji juga melaporkan perkembangan harga beras kualitas medium dan premium pada pekan kedua Desember 2025. Ia menyebutkan bahwa harga beras medium naik sebesar 0,03 persen dibanding November 2025. Rata-rata harga beras medium pada pekan kedua Desember tahun ini tercatat sebesar Rp 14.248 per kilogram.

Sementara itu, Pudji melaporkan terjadinya tren penurunan harga beras premium pada pekan kedua Desember 2025. Data BPS menunjukkan bahwa harga beras premium turun sebesar 0,08 persen dibanding November 2025. Harga rata-rata beras premium tercatat senilai Rp 16.016 per kilogram.

Pariaman, Sumatera Barat menjadi wilayah dengan harga beras medium tertinggi pada pekan kedua Desember 2025. Harga beras medium di Pariaman tercatat senilai Rp 17.000 per kilogram atau naik hingga 13,33 persen. Adapun harga beras di Pariaman mengalami disparitas sebesar 21,43 persen dari harga eceran tertinggi (HET).

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan