Harga Bitcoin kembali mencatat rekor tertinggi dalam sejarahnya pada hari Minggu (5/10). Mata uang kripto terbesar di dunia ini mengalami kenaikan hampir 2,7 persen dan diperdagangkan di kisaran USD 125.245 per koin atau sekitar Rp 2,07 miliar (kurs Rp16.583 per dolar AS). Rekor sebelumnya tercatat pada pertengahan Agustus dengan harga sebesar USD 124.480 per koin.
Pendorong utama kenaikan harga Bitcoin adalah regulasi yang semakin ramah terhadap aset digital di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump serta meningkatnya minat dari investor institusional besar. Kenaikan harga Bitcoin berlangsung selama delapan hari berturut-turut, didorong oleh penguatan pasar saham Amerika Serikat dan aliran dana yang masuk ke ETF berbasis Bitcoin.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sementara itu, dolar AS mengalami pelemahan terhadap sejumlah mata uang utama. Ketidakpastian terkait potensi penutupan pemerintahan (shutdown) di AS membuat investor menjadi ragu. Selain itu, rilis data ekonomi penting seperti laporan ketenagakerjaan terlambat dirilis, padahal data tersebut sangat dibutuhkan untuk melihat arah ekonomi selanjutnya.
Sebelumnya, pada pekan lalu, aset kripto mengalami penurunan akibat derasnya penjualan aset untuk menutup kerugian (likuidasi) di pasar kripto. Pada Sabtu (27/9), total likuidasi long mencapai USD 1,01 miliar, dengan Ethereum (ETH) dan Bitcoin (BTC) masing-masing mencatatkan USD 365 juta dan USD 262 juta. Harga BTC turun 2 persen dalam sehari terakhir, sempat diperdagangkan di bawah USD 109.400, sementara ETH melemah ke level USD 3.900.
Aset kripto lain juga mengalami koreksi. Dogecoin (DOGE) turun lebih dari 4 persen, XRP turun 4 persen, dan Solana (SOL) ambles 5 persen. Akibatnya, kapitalisasi pasar kripto turun hampir 3 persen menjadi USD 3,7 triliun.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Bitcoin
Beberapa faktor utama yang memengaruhi harga Bitcoin antara lain:
-
Regulasi yang Ramah
Regulasi yang lebih baik di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump memberikan ruang bagi aset digital untuk berkembang. Investor mulai melihat kripto sebagai aset yang layak dipertimbangkan. -
Minat Investor Institusional
Banyak investor institusional besar mulai memasukkan Bitcoin ke dalam portofolio investasi mereka, sehingga meningkatkan permintaan dan harga. -
Kenaikan Pasar Saham
Kenaikan pasar saham Amerika Serikat juga berdampak positif pada harga Bitcoin. Investor cenderung mencari aset yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi. -
Aliran Dana ke ETF Berbasis Bitcoin
Penurunan biaya transaksi dan meningkatnya minat terhadap ETF berbasis Bitcoin telah mendorong aliran dana ke pasar kripto.
Perkembangan Pasar Kripto
Selain Bitcoin, beberapa aset kripto lain juga mengalami penurunan harga. Misalnya:
-
Ethereum (ETH)
Harga ETH turun ke level USD 3.900 setelah mengalami penurunan sebesar 2 persen dalam sehari terakhir. -
Dogecoin (DOGE)
DOGE turun lebih dari 4 persen, menunjukkan penurunan yang signifikan. -
XRP
XRP juga mengalami penurunan sebesar 4 persen. -
Solana (SOL)
SOL ambles sebesar 5 persen, yang memengaruhi kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan.
Tantangan dan Ketidakpastian
Meskipun ada peningkatan harga, pasar kripto tetap menghadapi tantangan dan ketidakpastian. Salah satunya adalah ketidakpastian terkait potensi penutupan pemerintahan di AS. Hal ini menyebabkan para investor menjadi lebih waspada dan memperhatikan data ekonomi yang akan dirilis.
Selain itu, adanya likuidasi yang terjadi pada awal minggu lalu juga memberikan tekanan pada harga aset kripto. Total likuidasi senilai USD 1,13 miliar tercatat pada Sabtu (27/9), yang menunjukkan bahwa banyak investor sedang mencoba menutup kerugian mereka.
Dengan situasi yang dinamis, para investor harus tetap waspada dan memantau perkembangan pasar secara teratur. Meski ada fluktuasi, harga Bitcoin masih menunjukkan tren positif, dan kemungkinan akan terus mengalami penguatan jika kondisi pasar tetap stabil.