Harga Bitcoin Turun, Michael Saylor Kembali Ajak Beli

admin.aiotrade 15 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Harga Bitcoin Turun, Michael Saylor Kembali Ajak Beli


aiotrade.CO.ID – JAKARTA.

Harga Bitcoin kembali mengalami tekanan selama perdagangan akhir pekan. Aset kripto terbesar di dunia ini sempat turun di bawah level US$88.000 akibat tekanan jual yang berkelanjutan. Di tengah situasi ini, Chairman Strategy, Michael Saylor, memberikan sinyal bahwa perusahaan akan menambah kepemilikan Bitcoin.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Berdasarkan data dari TradingView, harga Bitcoin mencapai level terendah dua minggu pada US$87.600 pada malam hari Minggu (15/12) waktu setempat. Pola penurunan tajam ini terjadi berulang dalam beberapa pekan terakhir. Level tersebut menjadi harga terendah sejak 2 Desember 2025, ketika Bitcoin sempat turun ke kisaran US$84.000 sebelum akhirnya pulih kembali.

Pada pagi hari Senin (15/12/2025), harga Bitcoin telah kembali rebound ke atas US$89.000. Meskipun demikian, penurunan tersebut tetap menjadi perhatian bagi para analis dan investor pasar kripto.

Di tengah fluktuasi harga, Michael Saylor melalui akun media sosial X mengunggah grafik portofolio Strategy dengan tulisan “Back to More Orange Dots”, yang merupakan kode untuk pembelian Bitcoin oleh perusahaannya. Berdasarkan data dari SaylorTracker, pembelian Bitcoin terakhir oleh Strategy dilakukan pada 12 Desember 2025 dengan akumulasi sebanyak 10.624 BTC. Ini menjadi pembelian terbesar sejak akhir Juli lalu.

Saat ini, Strategy tercatat memiliki total 660.624 BTC dengan nilai sekitar US$58,5 miliar berdasarkan harga saat ini. Rata-rata harga perolehan Bitcoin Strategy berada di kisaran US$74.696 per BTC, sehingga secara keseluruhan posisi perusahaan masih mencatatkan keuntungan.

Beberapa analis menilai bahwa tekanan jual Bitcoin kali ini berkaitan dengan ekspektasi kebijakan moneter Jepang. Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuannya dalam waktu dekat. Hal ini berpotensi memicu unwinding carry trade dan menekan aset berisiko seperti kripto.

Analisis dari akun NoLimit menyebut bahwa pasar kripto cenderung meremehkan dampak kebijakan Jepang terhadap Bitcoin. Ia mengingatkan bahwa kenaikan suku bunga BoJ pada periode sebelumnya sering diikuti oleh koreksi tajam harga Bitcoin, mengingat posisi Jepang sebagai pemegang besar surat utang Amerika Serikat.

Platform prediksi Polymarket menunjukkan probabilitas sebesar 98% bahwa Bank of Japan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Jumat mendatang. Head of Research Arctic Digital, Justin d’Anethan, menilai bahwa meskipun Bitcoin telah pulih dari tekanan November, pelemahan ke level US$88.000 tetap memberikan sentimen negatif.

Menurutnya, ekspektasi kenaikan suku bunga Jepang memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi tekanan lanjutan pada aset berisiko. "Ekspektasi kebijakan di Jepang memicu kekhawatiran terjadinya unwind carry trade, yang membuat dana makro dan trader jangka pendek memilih mengurangi eksposur sambil menunggu arah pasar selanjutnya," ujar d’Anethan.

Namun, sebagian analis menilai bahwa sentimen tersebut sebenarnya sudah tercermin dalam harga. Analis dengan akun Sykodelic menyebut bahwa pasar bersifat forward-looking dan biasanya bergerak sebelum peristiwa terjadi. "Pasar bergerak berdasarkan ekspektasi, bukan saat peristiwa terjadi," ujarnya.

Ke depan, d’Anethan memperkirakan harga Bitcoin akan bergerak terbatas dalam rentang US$80.000 hingga US$100.000, sembari menunggu katalis baru yang mampu mendorong arah pasar secara lebih jelas.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan