Harga Cabai di Pangandaran Melonjak Jelang Nataru 2026

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 28x dilihat
Harga Cabai di Pangandaran Melonjak Jelang Nataru 2026
Harga Cabai di Pangandaran Melonjak Jelang Nataru 2026

Kenaikan Harga Cabai di Kabupaten Pangandaran Jelang Tahun Baru

Menjelang pergantian tahun, harga komoditas cabai di pasar tradisional Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami kenaikan signifikan. Hal ini menarik perhatian masyarakat dan para pedagang yang mulai mempersiapkan diri menghadapi lonjakan permintaan.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Pangandaran, Tedi Garnida, menjelaskan bahwa beberapa komoditas, terutama cabai merah, cabai kriting, dan cabai rawit, mengalami kenaikan harga. Ia menyebutkan bahwa cabai rawit mencapai harga Rp80 ribu per kilogram, sementara pada minggu lalu sempat mencapai Rp95 ribu per kilogram.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sementara itu, harga cabai kriting dan cabai merah di beberapa pasar yang dikelola pemerintah daerah berada di kisaran Rp70 ribu per kilogram. Menurut Tedi, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan menjelang hari besar seperti Natal dan Tahun Baru. "Permintaan tinggi menjadi salah satu faktor utama," ujarnya.

Selain permintaan, faktor cuaca juga turut berkontribusi pada kenaikan harga cabai. Tedi menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa minggu terakhir mengakibatkan penurunan produksi dari petani cabai. "Ini berdampak langsung pada pasokan dan akhirnya memicu kenaikan harga," katanya.

Meski demikian, tidak semua komoditas mengalami kenaikan harga. Tedi menegaskan bahwa ketersediaan kebutuhan pokok lainnya masih cukup tercukupi dan siap untuk menghadapi Nataru. "Kita pastikan stok tetap tersedia dan stabil," ujarnya.

Perspektif Pedagang

Pedagang sayuran di Pasar Pananjung, Suyati (41), memberikan informasi tentang harga cabai di tempatnya. Menurutnya, harga cabai merah saat ini berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai rawit dijual dengan harga Rp70 ribu per kilogram.

Namun, Suyati menyatakan bahwa harga cabai rawit mengalami penurunan dibandingkan minggu lalu, yang sempat mencapai Rp100 ribu per kilogram. "Harga cabai rawit ini bisa mencapai Rp75 ribu per kilogram sebagai batas atas," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa harga normal cabai rawit biasanya sekitar Rp50 ribu per kilogram. "Jadi, saat ini harga sedikit lebih tinggi dari biasanya," tambahnya.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga

Beberapa faktor utama yang memengaruhi kenaikan harga cabai di Kabupaten Pangandaran antara lain:

  • Permintaan tinggi menjelang liburan Natal dan Tahun Baru.
  • Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi yang mengganggu produksi petani.
  • Keterbatasan pasokan akibat penurunan produksi yang berdampak pada harga pasar.

Dengan situasi ini, masyarakat diharapkan tetap waspada dan memperhatikan perkembangan harga di pasar. Pemerintah setempat juga berkomitmen untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga agar tidak terjadi gejolak ekonomi.


Topik Terkait:
Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan