
Perubahan Harga Emas Antam dan Dampaknya terhadap Investasi
Harga emas Antam mengalami kenaikan tipis pada perdagangan hari Rabu (12/11). Kenaikan tersebut mencapai Rp 7.000 per gram, sehingga harga jual emas Antam menjadi Rp 2.367.000 per gram. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan harga sebelumnya yang tercatat pada Selasa (11/11) sebesar Rp 2.360.000 per gram.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Selain itu, harga pembelian kembali atau buyback juga mengalami kenaikan sebesar Rp 7.000, menjadi Rp 2.232.000 per gram. Sebelumnya, harga buyback hanya sebesar Rp 2.225.000 per gram. Hal ini berarti, masyarakat yang ingin menjual emas batangannya akan mendapatkan harga sebesar Rp 2.232.000 per gram.
Bagi pemilik emas batangan yang telah dibeli sejak November 2022, atau sekitar tiga tahun lalu, harga jual saat ini sangat menguntungkan. Pada tanggal 26 November 2022, harga emas berada di level Rp 936.000 per gram. Jika seseorang memiliki 5 gram emas dengan harga beli mencapai Rp 4.680.000, maka saat ini bisa dijual sebesar Rp 11.160.000 (belum termasuk pajak). Dengan demikian, keuntungan total dari penjualan 5 gram emas Antam tersebut adalah sebesar Rp 6.480.000.
Di sisi lain, harga emas dunia juga mengalami kenaikan. Berdasarkan informasi dari Reuters, harga emas dunia mencapai titik tertinggi hampir tiga minggu pada hari Selasa (11/11) atau Rabu (12/11). Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi bahwa potensi berakhirnya penutupan pemerintah Amerika Serikat (AS) dan dimulainya kembali data ekonomi dapat menjadi landasan bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga bulan depan.
Harga emas spot naik sebesar 0,3 persen menjadi USD 4.126,77 per troy ounce. Sebelumnya, harga emas telah mencapai titik tertinggi sejak 23 Oktober. Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun sebesar 0,1 persen dan ditutup pada angka USD 4.116,30 per troy ounce.
Emas secara tradisional dianggap sebagai tempat berlindung yang aman. Di lingkungan suku bunga rendah, emas cenderung menguntungkan karena merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Berikut rincian harga emas Antam hari ini, Rabu (12/11) di BELM - Setiabudi One, Jakarta Selatan:
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.233.500
- Harga emas 1 gram: Rp 2.367.000
- Harga emas 2 gram: Rp 4.684.000
- Harga emas 3 gram: Rp 7.008.000
- Harga emas 5 gram: Rp 11.650.000
- Harga emas 10 gram: Rp 23.220.000
- Harga emas 25 gram: Rp 57.885.000
- Harga emas 50 gram: Rp 115.605.000
- Harga emas 100 gram: Rp 213.060.000
- Harga emas 250 gram: Rp 575.340.000
- Harga emas 500 gram: Rp 1.154.400.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp 2.307.600.000
Dengan kenaikan harga emas yang terjadi, banyak investor mulai melihat kembali peluang investasi dalam bentuk emas. Terlebih lagi, harga jual yang menguntungkan bagi pemilik emas batangan yang telah disimpan selama beberapa tahun menunjukkan potensi keuntungan besar. Maka dari itu, penting bagi masyarakat untuk memantau perkembangan harga emas secara berkala agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.