
Harga Emas Antam Naik Rp7 Ribu Per Gram
Pada hari Rabu (12/11/2025), harga emas logam mulia (LM) dari PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami kenaikan sebesar Rp7 ribu per gram. Sehingga, harga jual emas batangan saat ini mencapai Rp2,367 juta per gram. Berdasarkan data dari situs logammulia.com, harga buyback juga meningkat dengan nominal yang sama, yaitu Rp2,232 juta per gram.
Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017. Jika seseorang menjual kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, maka akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Besaran pajak tersebut adalah 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Rincian Harga Emas Hari Ini
Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam per hari ini dalam berbagai pecahan:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1,233,5 juta
- Harga emas 1 gram: Rp2,367 juta
- Harga emas 2 gram: Rp4,674 juta
- Harga emas 3 gram: Rp6,986 juta
- Harga emas 5 gram: Rp11,610 juta
- Harga emas 10 gram: Rp23,165 juta
- Harga emas 25 gram: Rp57,787 juta
- Harga emas 50 gram: Rp115,49 juta
- Harga emas 100 gram: Rp230,91 juta
- Harga emas 250 gram: Rp577,015 juta
- Harga emas 500 gram: Rp1,153 juta
- Harga emas 1.000 gram: Rp2,307 miliar
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP. Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Emas sebagai Instrumen Diversifikasi Portofolio
Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti. Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.
Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
Emas sebagai Pilihan Investor Konservatif
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham. Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!