
Update Harga Emas Batangan Terbaru Hari Ini
Berikut adalah informasi terkini mengenai harga emas batangan dari beberapa penyedia terpercaya, yaitu Galeri24, Antam, dan UBS. Data yang disajikan berlaku pada hari ini, Rabu 12 November 2025.
Daftar Harga Emas Antam
Berikut adalah daftar harga jual dan buyback emas Antam berdasarkan berat dalam gram:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
| Berat (gram) | Harga Jual | Harga Buyback |
|---|---|---|
| 0.5 | Rp1.353.000 | Rp1.130.000 |
| 1 | Rp2.596.000 | Rp2.260.000 |
| 2 | Rp5.126.000 | Rp4.520.000 |
| 3 | Rp7.662.000 | Rp6.780.000 |
| 5 | Rp12.733.000 | Rp11.300.000 |
| 10 | Rp25.405.000 | Rp22.600.000 |
| 25 | Rp63.374.000 | Rp56.225.000 |
| 50 | Rp126.660.000 | Rp112.450.000 |
| 100 | Rp253.234.000 | Rp224.901.000 |
| 250 | Rp632.792.000 | Rp559.484.000 |
| 500 | Rp1.265.352.000 | Rp1.118.969.000 |
| 1000 | Rp2.530.660.000 | Rp2.237.939.000 |
Daftar Harga Emas Galeri24
Berikut adalah daftar harga jual dan buyback emas Galeri24 berdasarkan berat dalam gram:
| Berat (gram) | Harga Jual | Harga Buyback |
|---|---|---|
| 0,5 | Rp1.270.000 | Rp1.131.000 |
| 1 | Rp2.422.000 | Rp2.262.000 |
| 2 | Rp4.772.000 | Rp4.524.000 |
| 5 | Rp11.841.000 | Rp11.311.000 |
| 10 | Rp23.620.000 | Rp22.623.000 |
| 25 | Rp58.904.000 | Rp56.281.000 |
| 50 | Rp117.716.000 | Rp112.563.000 |
| 100 | Rp235.315.000 | Rp225.126.000 |
| 250 | Rp584.547.000 | Rp560.044.000 |
| 500 | Rp1.169.092.000 | Rp1.120.088.000 |
| 1000 | Rp2.338.183.000 | Rp2.240.177.000 |
Daftar Harga Emas UBS
Berikut adalah daftar harga jual dan buyback emas UBS berdasarkan berat dalam gram:
| Berat (gram) | Harga Jual | Harga Buyback |
|---|---|---|
| 0.5 | Rp1.315.000 | Rp1.130.000 |
| 1 | Rp2.432.000 | Rp2.260.000 |
| 2 | Rp4.826.000 | Rp4.520.000 |
| 5 | Rp11.926.000 | Rp11.300.000 |
| 10 | Rp23.726.000 | Rp22.600.000 |
| 25 | Rp59.199.000 | Rp56.225.000 |
| 50 | Rp118.154.000 | Rp112.450.000 |
| 100 | Rp236.216.000 | Rp224.901.000 |
| 250 | Rp590.366.000 | Rp559.484.000 |
| 500 | Rp1.179.345.000 | Rp1.118.969.000 |
Data di atas merupakan informasi terkini yang diperoleh dari situs resmi Galeri24. Harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar.
Keunggulan Investasi Emas
Investasi emas memiliki beberapa keunggulan dibandingkan jenis investasi lainnya, antara lain:
-
Nilai cenderung stabil dan aman
Ketika ekonomi sedang goyah, harga emas biasanya stabil atau bahkan bisa naik. Berbeda dengan saham yang justru bisa merosot saat situasi krisis. -
Mudah dijual
Emas mudah dijual di mana saja dan kapan saja. Tidak seperti properti yang membutuhkan waktu lama untuk dicairkan menjadi uang. -
Terlindung dari inflasi
Saat daya beli uang menurun, emas justru cenderung meningkat nilainya. -
Modal fleksibel
Emas batangan tersedia dalam berbagai denominasi, sehingga terjangkau bagi pemula. Tidak seperti investasi properti yang membutuhkan modal besar. -
Fisik yang tahan lama
Emas tidak rentan rusak dan tidak bisa basi. Selain itu, nilai emas diakui secara global.
Sejarah Emas Batangan
Emas batangan adalah logam yang banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini karena emas memiliki nilai jual yang tinggi dan sering digunakan sebagai perhiasan untuk mempercantik diri. Selain itu, melakukan investasi emas juga sangat menguntungkan.
Salah satu jenis emas yang sering digunakan untuk investasi adalah emas Antam. Berikut adalah sejarah singkat tentang emas batangan yang perlu Anda ketahui.
Sejarah Emas Batangan Antam
Logam mulia atau emas batangan Antam pertama kali didirikan oleh seseorang bernama RT Braakensiek. Pada awalnya, Braakensiek adalah seorang pedagang emas yang belum memiliki lokasi tetap untuk menjual emasnya. Akibatnya, ia sering berpindah-pindah tempat untuk menjalankan usahanya.
Perjalanan panjang pun dilalui oleh Braakensiek hingga akhirnya menemukan tempat yang tepat untuk berjualan, yaitu di Gajah Mada no.84, Jakarta Pusat pada sekitar tahun 1937. Seiring berjalannya waktu, perusahaan milik Braakensiek semakin berkembang.
Karena perkembangan tersebut, perusahaan membutuhkan legalitas. Pada tahun 1949, perusahaan milik Braakensiek berhasil disahkan dan diberi nama Essaieur en Affinage Bedrijf v/h RT Braakensiek. Seiring berjalannya waktu, perusahaan ini berubah nama menjadi PT Logam Mulia. Akhirnya, perusahaan ini diambil alih oleh Bank Industri Negara.
Perusahaan ini terus berubah nama hingga akhirnya menjadi Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia di bawah unit produksi dari PT Aneka Tambang.