Harga Emas Hari Ini: Antam Turun Rp 14.000, UBS dan Galeri24 Stagnan

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Harga Emas Hari Ini: Antam Turun Rp 14.000, UBS dan Galeri24 Stagnan
Harga Emas Hari Ini: Antam Turun Rp 14.000, UBS dan Galeri24 Stagnan

Harga Emas Antam Turun, Sementara UBS dan Galeri24 Stabil

Harga emas Antam mengalami penurunan pada hari ini, Selasa (21/10/2025). Berdasarkan pantauan di laman Pegadaian, harga emas Antam pagi ini diperdagangkan sebesar Rp2.657.000 per gram, turun sebesar Rp14.000 dari harga sebelumnya yang berada di Rp2.671.000 per gram.

Sementara itu, harga emas merek UBS tetap stabil pada harga Rp2.513.000 per gram, sama seperti hari sebelumnya. Hal serupa juga terjadi pada emas merek Galeri24, yang pagi ini terpantau tetap di harga Rp2.504.000 per gram.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Prediksi Harga Emas ke Depan

Prediksi mengenai pergerakan harga emas dunia menunjukkan bahwa harga akan terus menguat pada November 2025. Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyatakan bahwa pergerakan harga emas bulan depan bisa mencapai 4.437 dollar AS per troy ounce.

"Di bulan November, kemungkinan angka tersebut akan berada di kisaran 4.437 dollar AS per troy ounce," ujar Ibrahim, dikutip dari sumber yang tidak disebutkan nama.

Ibrahim menambahkan bahwa pekan lalu harga emas sempat terkoreksi sebelum akhirnya kembali menguat. Pada pekan depan, emas diprediksi akan kembali menguat dengan support di 4.118 dollar AS per troy ounce dan resistance di 4.372 dollar AS per troy ounce.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas

Koreksi harga emas pekan lalu dipengaruhi oleh aksi taking profit setelah kabar mengenai pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas konflik Rusia-Ukraina. Rencana pertemuan tersebut akan digelar di Hungaria.

Namun, beberapa pengamat menilai bahwa hasil dari pertemuan tersebut dianggap tidak signifikan. Pasalnya, gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina dirasa sulit tercapai. Pertemuan ini merupakan yang ketiga kalinya digelar untuk membicarakan gencatan senjata antara dua negara tersebut.

"Ukraina mengatakan Rusia harus mengembalikan wilayah yang sudah dikuasai. Ini yang paling sulit dilakukan oleh Rusia," jelas Ibrahim.

Sentimen tersebut secara tidak langsung mendorong harga emas naik. Namun, sikap apatis pelaku pasar membuat adanya aksi ambil untung atau profit taking di komoditas emas.

Dari kawasan Asia, sentimen pergerakan harga emas dipengaruhi oleh adanya beda pendapat antara Perdana Menteri Jepang dan Bank Sentral Jepang terkait kebijakan suku bunga. Hal ini menyebabkan penguatan yen terhadap dollar AS yang berdampak pada penurunan harga emas dunia.

Selain itu, adanya kasus kredit macet di perbankan AS juga turut memengaruhi penurunan harga emas pekan lalu. Kasus tersebut melibatkan logam mulia dalam skema penipuan, sehingga menyeret harga emas untuk terus turun.

Kenaikan Harga Emas ke Depan

Meskipun demikian, Ibrahim meyakini harga emas ke depannya akan kembali menguat. Salah satu faktornya adalah libur pemerintahan federal AS yang memasuki hari ke-18. Penurunan harga emas juga dipengaruhi oleh sentimen perkembangan perang dagang antara AS dan China yang telah mendapatkan desakan agar segera diselesaikan.

Sebagai catatan, pada 1 November mendatang, AS akan secara resmi menerapkan kebijakan tarif 100 persen untuk China. Hal ini cukup menarik bagi pasar, sehingga harga emas dunia terus melonjak tinggi.

Kenaikan harga emas ke depan juga didorong oleh sentimen permintaan emas di antara bank sentral global. Hampir semua bank sentral global terus menyimpan cadangan devisa mereka dalam bentuk emas.

Daftar Harga Emas Hari Ini

Berikut daftar harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian, Selasa 21 Oktober 2025:

Harga Emas Antam:

  • 0,5 gram: Rp1.384.000
  • 1 gram: Rp2.657.000
  • 2 gram: Rp5.247.000
  • 3 gram: Rp7.843.000
  • 5 gram: Rp13.035.000
  • 10 gram: Rp26.010.000
  • 25 gram: Rp64.886.000
  • 50 gram: Rp129.685.000
  • 100 gram: Rp259.284.000
  • 250 gram: Rp647.917.000
  • 500 gram: Rp1.295.602.000
  • 1.000 gram: Rp2.591.160.000

Harga Emas UBS:

  • 0,5 gram: Rp1.359.000
  • 1 gram: Rp2.513.000
  • 2 gram: Rp4.987.000
  • 5 gram: Rp12.322.000
  • 10 gram: Rp24.514.000
  • 25 gram: Rp61.164.000
  • 50 gram: Rp122.076.000
  • 100 gram: Rp244.056.000
  • 250 gram: Rp609.960.000
  • 500 gram: Rp1.218.483.000

Harga Emas Galeri24:

  • 0,5 gram: Rp1.314.000
  • 1 gram: Rp2.504.000
  • 2 gram: Rp4.932.000
  • 5 gram: Rp12.238.000
  • 10 gram: Rp24.411.000
  • 25 gram: Rp60.877.000
  • 50 gram: Rp121.658.000
  • 100 gram: Rp243.195.000
  • 250 gram: Rp607.686.000
  • 500 gram: Rp1.214.774.000
  • 1.000 gram: Rp2.429.547.000

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan