Harga Emas Melonjak Akibat Permintaan Aset Aman Meningkat

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 16x dilihat
Harga Emas Melonjak Akibat Permintaan Aset Aman Meningkat


Harga emas mengalami kenaikan pada hari Jumat (7 November 2025), dengan peningkatan sebesar 0,7% menjadi US$ 4.005,21 per ons pada pukul 15.15 ET (2015 GMT). Kenaikan ini terjadi karena melemahnya dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian terkait potensi penutupan pemerintahan federal Amerika Serikat (AS), yang berdampak pada permintaan aset safe haven seperti emas.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember juga mengalami kenaikan sebesar 0,5%, ditutup pada US$ 4.009,80 per ons. Pelemahan dolar AS membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga meningkatkan daya tariknya sebagai investasi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, menyampaikan bahwa pergerakan harga baru-baru ini menunjukkan kemungkinan mencapai batas bawah harga emas dan perak. Emas sering dianggap sebagai lindung nilai selama masa ketidakpastian ekonomi, terutama dalam lingkungan suku bunga rendah.

Ketidakpastian terkait penutupan pemerintahan AS memengaruhi rilis data penggajian non-pertanian bulanan, sehingga para trader beralih ke data sektor swasta. Data tersebut menunjukkan penurunan jumlah lapangan kerja pada bulan Oktober, yang memberikan indikasi terhadap kemungkinan penurunan suku bunga Federal Reserve.

Menurut FedWatch CME Group, pasar kini melihat peluang sebesar 66% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember. Hal ini memperkuat prospek emas sebagai aset yang menarik bagi investor.

Di sisi lain, Tiongkok mulai merancang sistem perizinan logam tanah jarang baru yang diharapkan dapat mempercepat pengiriman. Meskipun demikian, pembatasan yang ada kemungkinan tidak akan sepenuhnya dicabut sesuai harapan Washington.

Commerzbank menyatakan bahwa meskipun gelombang kebijakan perdagangan telah sedikit mereda, konflik belum sepenuhnya selesai. Oleh karena itu, emas tetap diminati sebagai aset safe haven.

Permintaan emas fisik di India masih rendah akibat fluktuasi harga yang membuat pembeli enggan membeli. Hal ini mendorong para pedagang untuk menawarkan diskon besar guna menarik minat konsumen.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan