
Harga Emas Kembali Naik di Pasar Lokal
Pada hari Sabtu, 8 November 2025, harga perhiasan emas kembali menunjukkan pergerakan naik setelah mengalami fluktuasi pada pekan sebelumnya. Pergerakan ini menjadi perhatian bagi para pecinta emas maupun investor yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen simpanan bernilai stabil.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Di toko perhiasan Rajaemas, harga emas murni dengan kadar 24 karat mencapai Rp2.090.000 per gram, yang merupakan posisi harga tertinggi dalam beberapa waktu terakhir. Sementara itu, untuk kadar 5 karat, harganya berada di kisaran Rp374.000 per gram. Perbedaan harga ini wajar karena kadar kemurnian emas sangat memengaruhi nilai jualnya di pasar.
Platform perdagangan emas Lakuemas juga mencatat harga perhiasan emas yang kompetitif. Di sana, harga emas per gram tercatat sebesar Rp1.937.090. Perbandingan antara kedua tempat tersebut menunjukkan bahwa meski terdapat variasi harga, arah pergerakannya sama, yakni menuju kenaikan.
Daftar Harga Emas di Raja Emas
- K24* : Rp 2.090.000 per gram
- K24 : Rp 1.985.000 per gram
- K23 : Rp 1.716.000 per gram
- K22 : Rp 1.641.000 per gram
- K21 : Rp 1.567.000 per gram
- K20 : Rp 1.492.000 per gram
- K19 : Rp 1.417.000 per gram
- K18 : Rp 1.344.000 per gram
- K17 : Rp 1.269.000 per gram
- K16 : Rp 1.193.000 per gram
- K15 : Rp 1.120.000 per gram
- K14 : Rp 1.045.000 per gram
- K13 : Rp 970.000 per gram
- K12 : Rp 896.000 per gram
- K11 : Rp 821.000 per gram
- K10 : Rp 746.000 per gram
- K9 : Rp 673.000 per gram
- K8 : Rp 598.000 per gram
- K7 : Rp 523.000 per gram
- K6 : Rp 449.000 per gram
- K5 : Rp 374.000 per gram
Daftar Harga Emas di Laku Emas
- 24k : Rp 1.100.000 per gram
- 23K : Rp 1.000.000 per gram
- 22K : Rp 945.000 per gram
- 21K : Rp 905.000 per gram
- 20K : Rp 855.000 per gram
- 19K : Rp 790.000 per gram
- 18K : Rp 720.000 per gram
- 17K : Rp 650.000 per gram
- 16K : Rp 610.000 per gram
- 15K : Rp 550.000 per gram
- 14K : Rp 500.000 per gram
- 12K : Rp 350.000 per gram
- 10K : Rp 300.000 per gram
- 8K : Rp 250.000 per gram
Harga Emas Dunia Turun
Pada perdagangan terbaru, harga emas di pasar spot merosot 1,5 persen ke level sekitar US$ 3.940,75 per ons troi. Kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember juga terkoreksi 1,3 persen dan mengakhiri sesi di posisi US$ 3.960,50 per ons.
Kenaikan tajam indeks dolar semakin menekan permintaan emas, karena membuat logam mulia ini terasa lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Penguatan dolar dianggap sebagai salah satu faktor utama di balik langkah mundur harga emas.
“Dengan dolar yang terus memecahkan rekor baru, tekanan terhadap emas semakin kuat. Sebagian penguatan dolar serta pelemahan harga emas terbaru terkait menurunnya peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember,” jelas Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.
Secara historis, emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung bersinar ketika tingkat bunga rendah atau kondisi ekonomi penuh ketidakpastian. Namun setelah reli besar sepanjang tahun yang mendorong kenaikan harga mencapai 53 persen, emas kini telah terkoreksi lebih dari 9 persen dari rekor tertinggi pada 20 Oktober lalu.
Situasi politik di AS juga menambah dinamika pasar. Penutupan sebagian pemerintahan federal yang berpotensi menjadi yang terlama dalam sejarah membuat publik harus menunggu lebih lama untuk rilis data resmi. Alhasil, para pelaku pasar kini mengalihkan perhatian ke data alternatif, termasuk laporan ketenagakerjaan versi ADP.
“Emas sedang melepaskan sebagian ‘busa’ reli sebelumnya, namun tetap menggambarkan kekhawatiran terkait independensi The Fed, potensi stagflasi, dan eskalasi risiko geopolitik. Koreksi harga saat ini justru diperlukan agar pasar tetap sehat,” tulis analis StoneX, Rhona O’Connell.
Tidak hanya emas yang tertekan. Logam mulia lain juga ikut tergelincir. Harga perak spot turun 1,5 persen menjadi US$ 47,32 per ons, platinum melemah 1,8 persen ke US$ 1.538,05, dan palladium jatuh lebih dalam 3,1 persen ke US$ 1.400,30 per ons.
Kondisi ini membuat banyak pihak mulai memperhatikan kembali potensi emas sebagai aset pelindung nilai di tengah dinamika ekonomi global. Kenaikan harga pada awal November ini bisa menjadi sinyal bagi investor maupun konsumen untuk mempertimbangkan waktu terbaik dalam membeli atau menjual perhiasan emas mereka.