
Harga Ikan di Pasar Rakyat Bula Anjlok, Pedagang Terpaksa Turunkan Harga
Di tengah situasi pasar yang tidak menentu, harga ikan di Pasar Rakyat Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Hal ini memengaruhi aktivitas jual beli dan strategi para pedagang dalam menjaga kelangsungan usaha mereka.
Kondisi Pasar yang Menurun
Pantauan terbaru menunjukkan bahwa suasana di area penjualan ikan terlihat lebih sepi dibanding biasanya. Lapak-lapak ikan berjejer rapi, namun pembeli tampak lebih selektif dalam memilih barang yang akan dibeli.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Mama Anti, salah satu pedagang ikan di Pasar Rakyat Bula, mengungkapkan bahwa harga ikan kini turun cukup jauh dari harga normal. “Ikan baby tuna sekarang cuma Rp20 ribu satu ekor, biasanya bisa Rp30 sampai Rp35 ribu. Kawalinya delapan ekor Rp20 ribu, sedangkan ikan komu satu parteng cuma Rp400 ribu. Biasanya bisa lebih,” ujarnya.
Menurutnya, penurunan harga bukan disebabkan oleh stok yang melimpah, melainkan karena kondisi pasar yang membuat pedagang harus menyesuaikan diri. Daya beli masyarakat menurun, sementara ikan yang tidak laku cepat rusak.
Strategi Jualan yang Berubah
Untuk menghadapi situasi ini, Mama Anti dan para pedagang lainnya sering kali memotong harga sejak pagi hari agar dagangannya cepat habis sebelum siang. “Kalau pagi-pagi sudah ramai, saya kasih harga sedikit turun supaya cepat habis. Kalau nunggu lama, nanti rugi juga,” jelasnya.
Selain itu, beberapa pedagang bahkan memilih untuk tidak berjualan setiap hari karena khawatir mengalami kerugian. “Kadang ada teman-teman pedagang yang istirahat dulu. Katanya hasilnya tidak cukup untuk ganti modal. Tapi saya tetap jual, walaupun untungnya tipis. Yang penting roda usaha tetap jalan,” tambahnya.
Harapan untuk Stabilitas Harga
Mewakili pedagang lain, Mama Anti berharap harga ikan segera stabil agar aktivitas jual beli di pasar kembali bergairah. “Kalau harga normal, pembeli senang, kita juga semangat jual. Sekarang semua serba pas-pasan, tapi ya tetap harus jalan,” tutupnya.