Harga Kacang Hijau Madiun Naik Dua Kali Lipat, Petani Bersyukur

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 12x dilihat
Harga Kacang Hijau Madiun Naik Dua Kali Lipat, Petani Bersyukur

Kenaikan Harga Kacang Hijau Berdampak Positif bagi Petani

Di wilayah Madiun, harga jual kacang hijau di tingkat petani mengalami kenaikan yang signifikan. Dari harga sebelumnya Rp 11.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 22.000 per kilogram. Kenaikan ini terjadi karena meningkatnya permintaan dari luar daerah terhadap komoditas tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Muhalim, salah satu petani kacang hijau di Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menyampaikan rasa leganya atas kenaikan harga ini. Tahun lalu, dirinya mengalami kerugian akibat serangan hama tikus. Namun tahun ini, kondisi berbeda dan membuatnya bersyukur.

“Kami sangat bersyukur harga kacang hijau dapat naik dua kali lipat. Jadi kami bisa menutup modal tanam dan upah panen,” ujar Muhalim pada Selasa (21/10/2025).

Kualitas Hasil Panen yang Lebih Baik

Muhalim menjelaskan bahwa kualitas hasil panen kacang hijau tahun ini cukup bagus. Hal ini didukung oleh cuaca yang baik serta minimnya serangan hama. Sehingga, hasil panen kacang hijau lebih maksimal dibanding tahun sebelumnya.

“Dibandingkan dengan tahun lalu, banyak tanaman kacang hijau kami yang rusak dan mati terserang hama tikus. Dan alhamdulillah saat ini tidak ada lagi hama sehingga kami dapat memanen kacang hijau sebanyak 7,5 kuintal,” ujarnya.

Permintaan Tinggi dari Luar Daerah

Berbeda dengan Muhalim, Warsini, petani lainnya, mengatakan bahwa kenaikan harga jual kacang hijau disebabkan oleh tingginya permintaan dari luar daerah. Para petani tidak kesulitan menjual hasil panen mereka karena para tengkulak sering datang langsung ke sawah dengan menawarkan harga yang menarik.

“Saat ini pembeli datang sendiri ke sawah. Jadi kami tidak kesusahan lagi menjual hasil panen,” tutur Warsini.

Harapan Petani untuk Stabilitas Harga

Warsini berharap kenaikkan harga akan terus bertahan hingga musim berikutnya. Dengan demikian, semangat petani kacang hijau tetap terjaga. Pasalnya, harga komoditas kacang hijau cenderung tidak stabil dan sering merugikan petani.

“Kami berharap harga kacang hijau bertahan seperti ini sehingga kami tidak merugi. Selain itu harga seperti ini membuat kami bersemangat menanam kacang hijau lagi,” ujar Warsini.

Kesimpulan

Kenaikan harga kacang hijau memberikan dampak positif bagi para petani di Madiun. Dengan kondisi cuaca yang mendukung dan sedikitnya serangan hama, hasil panen kacang hijau menjadi lebih optimal. Selain itu, tingginya permintaan dari luar daerah juga membantu para petani dalam menjual hasil panen mereka. Dengan harapan harga tetap stabil, semangat petani kacang hijau tetap terjaga untuk terus berproduksi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan