Harga Kelapa Bulat Ditetapkan Rp 6.000 per Butir

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 28x dilihat
Harga Kelapa Bulat Ditetapkan Rp 6.000 per Butir

Target Harga Kelapa Naik Dalam Beberapa Tahun ke Depan

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan rencana untuk meningkatkan harga kelapa di tingkat petani. Saat ini, harga kelapa berkisar antara Rp 4.000 hingga Rp 5.000 per butir. Namun, ia menargetkan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, harga kelapa bisa mencapai Rp 6.000 per butir.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurutnya, target ini dapat dicapai melalui percepatan hilirisasi industri kelapa yang kini sedang digencarkan oleh pemerintah. Indonesia, yang saat ini menjadi negara pengekspor kelapa terbesar di dunia, memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai ekonomi dari komoditas ini.

“Komoditas yang selama ini kita ekspor, contohnya kelapa dengan nilai sebesar Rp 24 triliun, jika kita hilirisasi sesuai diagram pohon industri, bisa naik hingga 100 kali lipat. Artinya, nilai tersebut bisa mencapai Rp 2.400 triliun,” ujar Amran di Kantor Kementan, Jumat (7/11).

Namun, ia juga menyampaikan bahwa tidak semua upaya hilirisasi akan berjalan sempurna. “Itu hanya teori. Bisa saja hanya 50 persen, 50 kali lipat, atau bahkan 20 kali lipat,” tambahnya.

Contoh Sukses Hilirisasi Kelapa

Amran memberikan contoh nyata dari dampak hilirisasi kelapa, khususnya di Maluku Utara. Sebelum adanya hilirisasi, harga kelapa bulat hanya Rp 600 per butir. Setelah proses hilirisasi dilakukan, harga kelapa kini mencapai Rp 3.500 per butir.

“Sekarang harganya Rp 3.500 per biji, itu naik sekitar 500 persen. Kami berharap, minimal harga kelapa bisa mencapai Rp 5.000. Dan bisa naik hingga 1.000 persen, harusnya. Jika mencapai Rp 6.000, itu berarti kenaikan sebesar 1.000 persen,” jelasnya.

Tujuan dan Proyeksi Jangka Panjang

Tujuan utama dari hilirisasi ini adalah meningkatkan nilai tambah dari hasil pertanian kelapa. Dengan demikian, para petani dapat memperoleh pendapatan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Amran juga berharap bahwa upaya hilirisasi ini akan selesai dalam waktu 3 hingga 4 tahun ke depan. Selain itu, proyeksi jumlah tenaga kerja yang dapat diserap oleh industri hilirisasi ini mencapai 1,4 juta orang.

Dengan strategi yang tepat dan dukungan penuh dari pemerintah, harapan besar diarahkan agar sektor kelapa dapat menjadi salah satu sektor unggulan yang mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan