Harga Kripto Turun Jumat (7/11), Analis: Peluang Pemulihan Masih Ada

admin.aiotrade 07 Nov 2025 4 menit 12x dilihat
Harga Kripto Turun Jumat (7/11), Analis: Peluang Pemulihan Masih Ada

Perkembangan Pasar Kripto Akhir Pekan Ini

Pasar kripto mengakhiri pekan ini dengan tren penurunan. Namun, beberapa analis percaya bahwa ada faktor-faktor yang bisa mendorong pemulihan harga dalam waktu dekat. Berdasarkan data dari Coinmarketcap, pada Jumat (7/11/2025) pukul 17.58 WIB, kapitalisasi pasar kripto turun sebesar 1,72% secara harian, mencapai total US$ 3,36 triliun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Bitcoin (BTC), aset kripto terbesar, berada di level US$ 100.594, turun 2,50% dalam sehari dan 8,52% dalam seminggu. Ethereum (ETH) berada di US$ 3.271, menurun 3,71% dalam 24 jam dan 14,94% dalam sepekan. Sementara itu, Solana (SOL) berada di US$ 154,18, turun 2,95% secara harian dan 17,49% dalam seminggu.

Penyebab Pelemahan Harga

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan bahwa koreksi yang terjadi pada BTC, ETH, dan SOL hari ini disebabkan oleh kombinasi faktor teknikal, aksi ambil untung dari pelaku pasar, serta meningkatnya sentimen risk-off akibat ketidakpastian makroekonomi global.

Selain itu, ada tekanan jual dari penambang Bitcoin (miner sell-off) yang mencapai sekitar US$ 172 juta dalam dua hari terakhir, menjadi yang terbesar dalam enam minggu terakhir. Dari sisi teknikal, BTC dan ETH sama-sama menembus level support kunci, sementara RSI mendekati area oversold, menunjukkan momentum pelemahan jangka pendek masih kuat. Koreksi juga meluas ke SOL, yang gagal mempertahankan support di kisaran US$ 165 dan kini bergerak di dekat area oversold.

Faktor Makro Ekonomi

Faktor makro global seperti naiknya imbal hasil obligasi AS (Treasury yield) dan pelemahan pasar saham teknologi membuat investor beralih dari aset berisiko, termasuk kripto. Meskipun demikian, sentimen jangka menengah masih cenderung positif, terlihat dari arus masuk dana ke ETF kripto (BTC, ETH, dan SOL) yang menandakan minat institusional tetap ada.

Proyeksi Harga dan Strategi Investasi

Fyqieh menyatakan bahwa koreksi ini diperkirakan bersifat sementara dan dapat berlangsung hingga harga menemukan support kuat, yaitu sekitar US$ 104.000 untuk BTC, US$ 3.250 untuk ETH, dan US$ 150 untuk SOL. Bila level ini bertahan dan tekanan jual mereda, pasar berpotensi pulih secara bertahap menjelang akhir November.

Sentimen terhadap pergerakan koin utama seperti Bitcoin dan Ethereum saat ini mulai membaik, meskipun pasar kripto masih menghadapi tekanan jangka pendek. Analis dari JPMorgan menyebut fase penjualan besar-besaran di pasar perpetual futures Bitcoin sudah berakhir, yang menandakan potensi pergeseran dari fase koreksi menuju fase akumulasi.

Stabilitas di pasar derivatif ini menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai mereda dan investor mulai membangun kembali posisi. Di sisi lain, valuasi Bitcoin saat ini dinilai masih jauh di bawah nilai wajarnya jika dibandingkan dengan emas, sehingga peluang kenaikan ke depan masih terbuka cukup lebar.

Prospek Ethereum dan Solana

Prospek Ethereum terlihat sedikit lebih hati-hati. Dalam jangka pendek, ETH masih dibayangi oleh tekanan arus keluar dari produk spot ETF dan lemahnya permintaan institusional. Namun, secara fundamental, posisi ETH tetap kuat sebagai ekosistem utama bagi pengembangan DeFi dan Web3.

Secara keseluruhan, sentimen pergerakan koin utama ke depan masih menunjukkan potensi positif. Fase stabilisasi di pasar derivatif, proyeksi optimistis dari lembaga keuangan besar, serta meningkatnya adopsi institusional menjadi faktor yang dapat mendukung pemulihan harga.

Namun, investor tetap perlu mewaspadai risiko jangka pendek yang bersumber dari ketidakpastian makroekonomi global dan faktor regulasi. Dalam kondisi pasar kripto yang lesu akibat tekanan makroekonomi dan ketidakpastian politik global, strategi terbaik bagi investor saat ini adalah bersikap selektif, sabar, dan fokus pada manajemen risiko.

Investor disarankan untuk tidak terlalu agresif mengejar momentum jangka pendek, melainkan melakukan akumulasi bertahap pada aset-aset kripto utama seperti Bitcoin dan Ethereum ketika harga berada di area support kuat.

Proyeksi Harga Hingga Akhir Tahun

Untuk proyeksi harga hingga akhir tahun, tiga koin utama, BTC, ETH, dan SOL, diperkirakan masih memiliki peluang penguatan meskipun dalam kondisi pasar yang fluktuatif. BTC bisa mencapai kisaran US$ 120.000 – US$ 130.000 menjelang akhir 2025, seiring stabilnya pasar derivatif dan potensi arus masuk dana institusional yang kembali meningkat.

Sementara itu, ETH masih menunjukkan potensi kenaikan moderat dengan kisaran proyeksi hingga akhir tahun antara US$ 5.000 – US$ 7.500. Ada pun SOL proyeksi harganya cenderung lebih bervariasi mengingat volatilitasnya yang tinggi. SOL diproyeksikan dapat bertahan di kisaran US$ 250 – US$ 300 hingga akhir tahun, dengan potensi naik ke US$ 350 – US$ 400 apabila sentimen pasar membaik atau terjadi katalis besar.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan