Harga Pangan 25/10: Beras Turun, SPHP Naik Perlahan

admin.aiotrade 25 Okt 2025 2 menit 17x dilihat
Harga Pangan 25/10: Beras Turun, SPHP Naik Perlahan


aiotrade,
JAKARTA — Harga rata-rata nasional beras premium dan beras medium, yang merupakan komoditas pangan utama di tingkat konsumen, mengalami penurunan pada hari ini, Sabtu (25/10/2025). Namun, terdapat perbedaan tren harga antara berbagai jenis beras. Salah satunya adalah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), yang justru mengalami kenaikan.

Berdasarkan data dari laman Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada pukul 9.50 WIB, harga beras premium turun sebesar 0,80% menjadi Rp15.707 per kilogram (Kg). Sementara itu, beras medium mengalami penurunan lebih dalam, yaitu 1,34% menjadi Rp13.662 per kg.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Di sisi lain, beras SPHP mencatatkan kenaikan sebesar 0,02% dibandingkan hari sebelumnya, dengan harga akhir menjadi Rp12.518 per kg. Perubahan harga ini menunjukkan adanya perbedaan kebijakan atau pasokan antara beras biasa dan beras yang dikelola oleh pemerintah untuk stabilisasi harga.

Selain beras, beberapa komoditas pangan lainnya juga mengalami penurunan harga. Tepung terigu kemasan turun 2,27% menjadi Rp12.752 per kg, sedangkan tepung terigu curah turun 1,30% menjadi Rp9.651 per kg. Aneka bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih bonggol juga mengalami penurunan. Bawang merah turun 3,01% menjadi Rp38.143 per kg, sementara bawang putih bonggol turun 3,53% menjadi Rp35.854 per kg.

Untuk cabai, rerata harga nasional mengalami penurunan signifikan. Cabai merah keriting turun 4,29% menjadi Rp51.222 per kg, cabai merah besar turun 3,68% menjadi Rp45.155 per kg, dan cabai rawit merah turun 5,75% menjadi Rp37.564 per kg.

Minyak goreng juga mengalami penurunan harga. Minyak goreng kemasan turun 1,26% menjadi Rp20.726 per kg, minyak goreng curah turun 1,39% menjadi Rp17.306 per kg, dan Minyakita turun 1,23% menjadi Rp17.345 per kg.

Sementara itu, daging ayam ras turun 1,29% menjadi Rp37.421 per kg, bersamaan dengan penurunan telur ayam ras sebesar 0,89% menjadi Rp30.436 per kg. Daging sapi murni juga mengalami penurunan sebesar 0,36% menjadi Rp134.775 per kg. Daging kerbau beku (impor) turun 3,25% menjadi Rp102.553 per kg, sedangkan daging kerbau segar turun 1,01% menjadi Rp138.696 per kg.

Dalam sektor ikan, ikan kembung mengalami kenaikan sebesar 1,18% menjadi Rp42.104 per kg. Namun, ikan tongkol turun 0,65% menjadi Rp34.632 per kg, dan ikan bandeng turun 1,64% menjadi Rp34.579 per kg.

Terakhir, gula konsumsi turun 0,83% menjadi Rp17.947 per kg, serta garam konsumsi turun 0,60% menjadi Rp11.605 per kg. Perubahan harga ini mencerminkan dinamika pasar dan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan