Harga Pangan Jakarta 21 Oktober 2025: Beras dan Daging Naik, Bawang Turun

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 17x dilihat
Harga Pangan Jakarta 21 Oktober 2025: Beras dan Daging Naik, Bawang Turun

Perubahan Harga Bahan Pokok di Jakarta

Harga berbagai bahan pokok di Jakarta mengalami pergerakan yang beragam pada hari Selasa (21/10/2025). Berdasarkan data yang diperoleh dari situs Info Pangan Jakarta, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, sementara yang lainnya mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan dinamika pasar yang terus berubah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kenaikan Harga Bahan Pokok

Beberapa jenis beras mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Beras IR I (IR 64) naik sebesar Rp457 menjadi Rp15.948 per kilogram. Beras IR II Ramos juga meningkat sebesar Rp520 menjadi Rp15.060 per kilogram. Sementara itu, Beras IR III mengalami kenaikan sebesar Rp207 menjadi Rp13.747 per kilogram. Beras Muncul I naik Rp307 menjadi Rp15.579 per kilogram, dan Beras IR 42/Pera naik sebesar Rp56 menjadi Rp15.990 per kilogram.

Namun, hanya Beras Setra I/Premium yang mengalami penurunan harga, yaitu turun sebesar Rp269 menjadi Rp16.253 per kilogram.

Selain beras, harga daging sapi juga mengalami kenaikan. Daging sapi has (paha belakang) naik sebesar Rp1.350 menjadi Rp142.950 per kilogram. Sementara itu, daging sapi murni (semur) meningkat sebesar Rp267 menjadi Rp136.400 per kilogram. Kenaikan ini menunjukkan tren penguatan harga daging dalam beberapa hari terakhir, terutama menjelang akhir Oktober.

Penurunan Harga Bahan Pokok

Di sisi lain, beberapa bahan kebutuhan dapur mengalami penurunan harga. Telur ayam ras turun sebesar Rp269 menjadi Rp30.998 per kilogram. Minyak goreng curah juga mengalami penurunan sebesar Rp313 menjadi Rp19.654 per kilogram. Bawang putih turun sebesar Rp240 menjadi Rp41.000 per kilogram.

Sedangkan gula pasir tercatat stabil dengan sedikit penurunan sebesar Rp4 menjadi Rp18.396 per kilogram. Harga cabai menunjukkan pergerakan yang beragam. Cabai merah besar (TW) naik sebesar Rp2.578 menjadi Rp64.911 per kilogram. Cabai rawit hijau juga meningkat sebesar Rp1.001 menjadi Rp42.101 per kilogram.

Namun, cabai merah keriting dan cabai rawit merah justru mengalami penurunan, masing-masing sebesar Rp630 dan Rp891 per kilogram. Selain itu, bawang merah naik sebesar Rp462 menjadi Rp47.762 per kilogram, dan ayam broiler juga meningkat sebesar Rp224 menjadi Rp42.807 per kilogram.

Perkembangan Pasar

Perubahan harga bahan pokok ini mencerminkan dinamika pasar yang terus berkembang. Kenaikan harga beras dan daging sapi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti musim tanam, permintaan, dan distribusi. Sementara penurunan harga telur, minyak goreng, dan bawang putih bisa disebabkan oleh kelimpahan pasokan atau perubahan pola konsumsi.

Masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan harga bahan pokok secara berkala agar dapat melakukan pengaturan anggaran yang lebih baik. Selain itu, pemerintah dan lembaga terkait juga perlu terus memantau situasi pasar untuk memastikan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan