Harga Tiket LRT Jakarta Naik Jadi Rp60 Ribu Tahun Depan

admin.aiotrade 11 Nov 2025 3 menit 17x dilihat
Harga Tiket LRT Jakarta Naik Jadi Rp60 Ribu Tahun Depan

Rute Baru LRT Jakarta Siap Beroperasi Penuh

Rute baru Light Rail Transit (LRT) Jakarta dari Velodrome, Pulogadung, Jakarta Timur, hingga kawasan Manggarai akan segera beroperasi penuh pada Agustus tahun depan. Jalur yang terdiri dari lima stasiun ini memiliki panjang 5,8 kilometer dan diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi yang lebih efisien bagi masyarakat ibu kota.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Direktur Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen, mengungkapkan bahwa rute ini diproyeksikan mampu mengangkut antara 30 hingga 70 ribu penumpang per hari. Harga tiket untuk rute ini ditetapkan sebesar Rp 60 ribu, yang jauh lebih tinggi dibandingkan harga tiket saat ini di rute Pegangsaan Dua-Velodrome yang hanya Rp 5 ribu.

“Karena utilisasi kereta lebih tinggi, biaya ekonomi per penumpang sudah menjadi Rp 60 ribu. Hal ini juga mengurangi subsidi sebesar Rp 55 ribu. Mudah-mudahan subsidi semakin tipis, dengan catatan laba juga meningkat,” ujarnya kepada Tempo pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Sejarah dan Perkembangan LRT Jakarta

LRT Jakarta pertama kali beroperasi pada 1 Desember 2019. Proyek ini dibuat oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya melengkapi transportasi massal di Ibu Kota sekaligus menyambut Asian Games 2018. Saat ini, rute LRT Jakarta hanya mencakup 5,8 kilometer dengan enam stasiun yang membentang dari Stasiun Penganggaran Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, ke Velodrome, Pulogadung, Jakarta Timur.

LRT Jakarta memiliki delapan rangkaian yang disulap menjadi empat train set. Seluruh kereta LRT ini dibuat oleh Hyundai Rotem dari Korea Selatan. Dalam sekali jalan, kereta ini bisa mengangkut 270 penumpang dengan masing-masing ada 15 kursi prioritas. Namun, jumlah penumpang LRT Jakarta masih rendah, hanya 10 persen dari total kapasitas penuh. Dalam setahun, LRT Jakarta baru bisa mengangkut 1,2 juta penumpang.

Kinerja Keuangan LRT Jakarta

Meski menjadi perusahaan kecil di antara anak usaha PT Jakarta Propertindo atau Jakpro, LRT Jakarta masih mengantongi laba kotor sebesar Rp 103 miliar pada 2024. Jumlah ini meningkat 1,90 persen dari tahun sebelumnya.

Pendapatan LRT tercatat sebesar Rp 265,2 miliar dengan laba usaha Rp 7,8 miliar. Mayoritas pendapatan masih ditopang dari subsidi sebesar 94 persen. Total aset LRT Jakarta tercatat sebesar 389,9 miliar pada 2024 atau meningkat 2,22 persen dibandingkan 2023.

“Kami salah satu perusahaan terkecil dari pengertian aset, tapi memberi laba terbesar di antara tujuh anak usaha Jakpro,” katanya.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Dengan rencana operasi penuh rute baru, LRT Jakarta diharapkan mampu meningkatkan jumlah penumpang dan mengurangi ketergantungan pada subsidi. Hal ini juga akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, pengembangan infrastruktur transportasi massal seperti LRT diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta.

Seiring dengan perkembangan ini, LRT Jakarta akan terus berupaya memperbaiki layanan dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, LRT Jakarta diharapkan menjadi bagian penting dalam sistem transportasi ibu kota yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan