
Pemerintah Kota Tanjungpinang Salurkan Bantuan Sosial dalam Rangka Hari Jadi ke-24
Pemerintah Kota Tanjungpinang kembali menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-24 Kota Otonom Tanjungpinang. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Raudathul Muslihin, Jalan Sultan Mahmud Gang 45, RW 3 Kelurahan Tanjung Unggat, Jumat (24/10/2025). Acara ini menjadi momen penting untuk menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah hadir langsung dalam acara tersebut. Ia turut didampingi oleh seluruh kepala Perangkat Daerah, camat, dan lurah se-Kota Tanjungpinang. Pembagian sembako berlangsung dengan penuh kehangatan dan antusiasme dari warga penerima manfaat. Acara ini juga menjadi kesempatan bagi warga untuk berinteraksi langsung dengan pejabat setempat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Pembagian sembako sempena Hari Jadi Kota Otonom ini kita laksanakan di beberapa titik wilayah di Kota Tanjungpinang. Setelah Kelurahan Tanjung Unggat, kegiatan akan bergilir ke wilayah lainnya yang sudah kita tentukan sebelumnya berdasarkan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut,” ujar Lis Darmansyah.
Selain bentuk kepedulian terhadap warga, Lis menegaskan bahwa kehadiran pemerintah lewat kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk menyampaikan informasi tentang layanan publik yang tengah digencarkan. Salah satu program yang disosialisasikan adalah Program Sekolah Rakyat.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak-anak di Kota Tanjungpinang yang tertinggal dalam pendidikan. Jika ada anak yang ingin bersekolah namun terkendala kondisi tertentu, orang tua bisa langsung mendaftarkannya melalui pihak kelurahan sesuai wilayah atau langsung ke Dinas Sosial. Pemerintah akan membantu memfasilitasi agar anak-anak kita tetap bisa sekolah,” tambahnya.
Lis berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban kebutuhan pokok warga di tengah tekanan kondisi ekonomi saat ini. Ia menekankan bahwa pemerintah akan terus berupaya hadir dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan warga.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban kebutuhan rumah tangga masyarakat, apalagi di tengah kondisi ekonomi saat ini. Pemerintah akan terus berupaya hadir dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan warga,” tutupnya.
Tanggapan Warga atas Bantuan yang Diberikan
Salah satu warga penerima bantuan, Siti, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah kepada masyarakat kecil. Ia mengatakan bahwa bantuan sembako seperti ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Wali dan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Bantuan sembako seperti ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” kata Siti.
Tujuan dan Manfaat Bantuan Sosial
Bantuan sosial yang diberikan tidak hanya bertujuan untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat hubungan dengan warga. Melalui kegiatan ini, pemerintah berusaha membangun rasa kebersamaan dan kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat.
Selain itu, pembagian sembako juga menjadi media untuk menyosialisasikan berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan demikian, masyarakat lebih memahami hak dan kewajiban mereka serta dapat memanfaatkan layanan yang tersedia secara optimal.
Keberlanjutan dan Tantangan
Meskipun kegiatan ini berhasil menciptakan suasana yang hangat dan positif, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah menjaga keberlanjutan program bantuan sosial. Untuk itu, pemerintah perlu terus memantau kebutuhan masyarakat dan menyesuaikan program sesuai dengan dinamika yang terjadi.
Selain itu, partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Dengan adanya komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga, harapan besar dapat tercapai, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.