Peringatan Hari Pahlawan dengan Kegiatan Sosial yang Berdampak Nyata
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Universitas Ciputra (UC) Surabaya menggelar aksi sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Penele, Jalan Plampitan, Surabaya, dan bertajuk Mural Matahari dan TempeMas (Tempe untuk Generasi Emas). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan kesehatan, serta memberikan solusi nyata terhadap masalah stunting.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu, yaitu Program Studi Visual Communication Design (VCD), Fakultas Kedokteran (FK), dan Culinary Business (CB). Dengan menggabungkan seni, pendidikan kesehatan, dan kuliner, mahasiswa UC ingin menyampaikan pesan bahwa kesehatan tidak harus mahal. Hal ini juga menjadi bentuk perjuangan modern dalam semangat kepahlawanan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Mural Matahari sebagai Simbol Harapan
Mahasiswa semester 1 VCD UC menciptakan mural bertema Matahari sebagai simbol kehidupan, harapan, dan semangat juang. Mural ini menampilkan identitas kampung serta ajakan untuk bersama-sama memerangi stunting.

Mural ini dirancang agar bisa menciptakan hubungan emosional antara warga dan pesan yang disampaikan. Ketika mereka melihat mural ini, mereka teringat bahwa gizi seimbang adalah pondasi generasi emas. Pandu Rukmi Utomo, dosen VCD dan penggagas kegiatan, menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah membuka ruang dialog antara mahasiswa dan masyarakat.
Kepala Program Studi VCD UC, Christian Anggrianto, menekankan bahwa mahasiswa perlu belajar langsung di masyarakat. Bagi mereka, entrepreneurship bukan sekadar profit, tetapi dampak bagi lingkungan. Generasi muda harus belajar berempati dan berkolaborasi agar bisa menjadi pahlawan masa kini.
Edukasi Kesehatan untuk Menjaga Generasi Emas
Dari sisi kesehatan, mahasiswa Fakultas Kedokteran UC memberikan penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga usia balita. Edukasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa stunting bukan hanya masalah fisik, tetapi juga berpengaruh pada masa depan bangsa. Melalui penyuluhan ini, masyarakat diajarkan bagaimana memperhatikan asupan nutrisi anak-anak secara tepat.
Pelatihan Kuliner dengan Bahan Tempe
Sementara itu, mahasiswa Culinary Business UC menggelar pelatihan pembuatan kudapan dan masakan berbahan tempe, dipandu oleh Chef Otje Herman Wibowo. Tempe merupakan bahan sederhana tapi bergizi tinggi. Dengan pengolahan sederhana, warga bisa membuat makanan enak dan sehat tanpa perlu biaya mahal. Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat tempe sebagai alternatif makanan bernutrisi.
Kolaborasi Ilmu dan Empati Sosial
Kegiatan lintas bidang ini menunjukkan bahwa kolaborasi ilmu dan empati sosial mampu melahirkan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat. Salah satu orang tua mahasiswa, Erwien D Ferdianto, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung memberi dampak ke masyarakat. Ia salut, apalagi yang ikut dalam kegiatan ini adalah mahasiswa baru.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama satu bulan sejak Oktober dan ditutup pada 9 November 2025 dengan upacara penyerahan mural serta hasil karya mahasiswa kepada warga oleh Wakil Rektor I Universitas Ciputra Dr Astrid. Dia berharap kegiatan ini menjadi awal dari program berkelanjutan UC untuk menginspirasi semangat kepahlawanan modern—berjuang melalui ilmu, kreativitas, dan kepedulian sosial.