
aiotrade.CO.ID, JAKARTA – Kolaborasi menjadi inti utama dalam penyelenggaraan Business Connect-Rocket Day 2025. Acara tahunan ini menghadirkan pelaku usaha muda dari Program Rocket Youthpreneurs bersama mitra strategis dari berbagai sektor industri.
Melalui rangkaian acara seperti showcase, presentasi bisnis, hingga business matching, ajang yang diinkubasi dan diakselerasi oleh Sandination Academy ini telah terbukti mampu memperluas jaringan usaha para peserta. Selain itu, acara ini juga membuka peluang ekonomi baru dengan potensi nilai mencapai Rp 4,17 miliar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Business Connect tahun ini dirancang sebagai ruang interaksi intensif antara para Rocketpreneurs dan mitra bisnis. Sebanyak 87 partner strategis terlibat, termasuk 11 investor, 17 supplier, 23 buyer, serta 46 pencari dan pemerhati bisnis. Keberadaan para pemangku kepentingan tersebut menjadi momen penting bagi peserta untuk mempercepat pertumbuhan usaha sekaligus memperkuat rantai pasok.
Program ini berhasil menghasilkan empat MoU yang akan mulai berjalan pada 2026, serta puluhan peluang follow-up meeting yang berpotensi berkembang menjadi kemitraan jangka panjang.
Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandination Academy, Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa kegiatan seperti Rocket Day 2025 sangat penting dalam membentuk pelaku usaha muda yang mandiri dan berorientasi kolaborasi. Menurutnya, generasi muda harus didorong tidak hanya untuk membangun usaha, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
"Anak-anak muda harus terus kita dorong untuk naik kelas. Rocket Day bukan sekadar ajang pamer produk, tetapi wadah untuk membangun jejaring, membuka kolaborasi, dan memperkuat mentalitas wirausaha. Saya ingin peserta tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi nantinya bisa menjadi pemberi manfaat bagi orang lain," ujar Sandiaga di Jakarta pada Selasa (9/12/2025).
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut menegaskan bahwa ekosistem kewirausahaan seperti ini akan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan membuka lebih banyak lapangan kerja. "Kita ingin mereka tumbuh menjadi pelaku usaha yang tidak hanya mampu bersaing di pasar lokal, tetapi juga siap menembus pasar global," tambahnya.
Dalam Business Connect-Rocket Day 2025 juga digelar sesi talkshow bertajuk 'Business Insight'. Tiga tokoh muda, yaitu Reza Pahlevi, Arza Reyne, dan Yuana Susatyo memberikan pandangan mengenai masa depan bisnis digital 2025-2030.
Reza menyoroti tumbuhnya ekonomi kreator dan urgensi pendidikan digital. Sedangkan Arza mengulas strategi personal branding dan monetisasi konten. Sementara Yuana mengajak peserta memahami kebutuhan pengguna dalam membangun solusi digital dari nol.
Beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam diskusi ini adalah bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi bisnis, serta bagaimana inovasi digital dapat menciptakan peluang baru bagi para pelaku usaha. Peserta juga diajak untuk mempertanyakan model bisnis yang mereka jalani dan bagaimana mereka bisa memperkuat posisi mereka dalam persaingan global.
Selain itu, acara ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk saling berbagi pengalaman dan memperluas wawasan tentang tren terkini dalam dunia bisnis. Dengan adanya kolaborasi yang kuat, diharapkan para Rocketpreneurs dapat melangkah lebih jauh dan menciptakan dampak positif yang nyata di masyarakat.