
Sosok Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah
Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, menjadi perhatian setelah disebut memiliki dana mengendap di bank sebesar Rp 2,6 triliun. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, saat membongkar sejumlah daerah yang memiliki dana mengendap di bank dengan nilai ratusan triliun.
Dana Mengendap di Bank
Berdasarkan data yang dibeberkan oleh Menkeu pada Senin, 20 September, Kabupaten Kepulauan Talaud berada di urutan sembilan dengan nilai tabungan di bank sebesar Rp 2,62 triliun. Informasi ini menimbulkan reaksi dari berbagai pihak, termasuk Welly Titah sendiri.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Saya kaget bukan main. Saya langsung tanya (Kemenkeu) untuk klarifikasi itu," kata Welly usai penyerahan dua ambulance laut oleh Baznas dan Mendagri di Manado Bay, Kawasan Megamas Manado, Kamis (23/10/2025).
Ia menerima banyak pesan, baik dari Kementerian hingga masyarakat terkait kabar tersebut. "Rame memang. Andaikan itu benar ya, Talaud pasti maju," ujarnya. Ia juga menyatakan bahwa jika informasi tersebut benar, ia akan meminta Menteri Keuangan untuk segera mencairkan dana tersebut.
Namun, akhirnya Mendagri Tito Karnavian memberikan klarifikasi bahwa data tersebut salah. Welly Titah menjelaskan bahwa dana Pemkab Talaud yang ada di bank sesuai SKPD sebesar Rp 60-an miliar. Dana tersebut digunakan untuk operasional, belanja pegawai, dan kebutuhan lainnya. "Bahkan kemarin, sudah tinggal 58 miliar. Kami sudah cek," katanya.
Harta Kekayaan Welly Titah
Welly Titah, bupati terpilih Talaud 2024, memiliki harta kekayaan yang dilaporkan ke LHKPN KPK per tanggal 27 Agustus 2024. Berikut rincian aset-aset kekayaannya:
A. Tanah dan Bangunan: Rp 5.420.000.000
- Tanah Seluas 1250 m² di Kota Manado, Hasil Sendiri: Rp 1.100.000.000
- Tanah Seluas 180 m² di Kota Tangerang, Hasil Sendiri: Rp 1.200.000.000
- Tanah Seluas 5000 m² di Minahasa Utara, Hasil Sendiri: Rp 320.000.000
- Tanah Seluas 300 m² di Minahasa Utara, Hasil Sendiri: Rp 150.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 1596 m²/1000 m² di Kota Bitung, Hasil Sendiri: Rp 350.000.000
- Tanah Seluas 90 m² di Kota Manado, Hasil Sendiri: Rp 1.600.000.000
- Tanah Seluas 1200 m² di Kota Manado, Hasil Sendiri: Rp 700.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp 16.300.000.000
- Mobil, Nissan Diesel Tanki Tahun 2009, Hasil Sendiri: Rp 500.000.000
- Mobil, Isuzu Station Wagon Tahun 2010, Hasil Sendiri: Rp 175.000.000
- Mobil, Hino Tanki Tahun 2009, Hasil Sendiri: Rp 350.000.000
- Mobil, Daihatsu Mini Bus Tahun 2014, Hasil Sendiri: Rp 125.000.000
- Mobil, Hino Tanki Tahun 2009, Hasil Sendiri: Rp 380.000.000
- Mobil, Isuzu Tanki Tahun 2011, Hasil Sendiri: Rp 395.000.000
- Mobil, Isuzu Tanki Tahun 2011, Hasil Sendiri: Rp 375.000.000
- Kapal Laut/Perahu, MT. Keiyo 2 Tanker Tahun 1991, Hasil Sendiri: Rp 7.000.000.000
- Kapal Laut/Perahu, MT. Pokajo Tanker Tahun 1992, Hasil Sendiri: Rp 7.000.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya: Rp 1.070.000.000
D. Surat Berharga: Rp ----
E. Kas dan Setara Kas: Rp 89.074.731.581
F. Harta Lainnya: Rp ----
Sub Total: Rp 111.864.731.581
III. Hutang: Rp ----
IV. Total Harta Kekayaan (II-III): Rp 111.864.731.581
Profil Welly Titah
Welly Titah lahir di Talaud, 20 Juni 1966. Ia merupakan suami dari Henny Hongwijoyo, yang merupakan Caleg PDIP dari dapil Nusa Utara pada Pileg 2024 lalu. Ia memiliki seorang putra bernama Mario Titah yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Talaud Periode 2024-2029 serta dr. Marviela Titah.
Welly Titah maju sebagai Calon Bupati Talaud berpasangan dengan Anisya Bambungan yang diusung oleh PDI Perjuangan. Pada Pilkada Serentak 2024, ia meraih suara terbanyak dari hasil hitung suara di 195 TPS dengan perolehan 100 persen suara masuk mengungguli pasangan calon lainnya.
Berikut hasil hitung suara di 195 / 195 TPS dengan perolehan 100 persen suara: - MOKTAR ARUNDE PARAPAGA - ADE YESWA SAHEA: 7.17% (4.132 orang) - IRWAN HASAN, SE - HARONI MAMENTIWALO: 34.81% (20.068 orang) - WELLY TITAH - ANISYA GRETSYA BAMBUNGAN, SE: 36.10% (20.813 orang) - TAMMY WANTANIA, M.Th - DJEKMON AMISI, SH: 14.33% (8.261 orang) - YOPI SARAUNG, A.Md.Ak. - Ir. ADOLF SEWERAN BINILANG: 7.59% (4.374 orang)
Riwayat Pendidikan Welly Titah
- SMA Beo: 1981-1984
- SMP Negeri Satu Lirung: 1978-1981
- SD Katolik Lirung: 1972-1977