Penangkapan Gubernur Riau oleh KPK
Gubernur Riau, Abdul Wahid, ditangkap dalam operasi tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam peristiwa tersebut, KPK menetapkan status tersangka kepada Abdul Wahid pada Rabu (5/11/2025). Selain itu, KPK juga menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka. Mereka adalah Saudara MAS yang merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan serta Saudara DAN yang merupakan tenaga ahli Gubernur Provinsi Riau.
Operasi tangan terhadap Abdul Wahid terkait dengan dugaan tindak pidana pemerasan di Dinas PUPR Provinsi Riau. Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, menyampaikan informasi ini dalam keterangan pers yang disampaikan di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Laporan Harta Kekayaan Abdul Wahid
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2023, berikut adalah detail harta kekayaan Abdul Wahid:
- Total Kekayaan
- Jumlah kekayaan Abdul Wahid mencapai lebih dari Rp4,8 miliar.
- Di dalam LHKPN 2023, harta kekayaan Abdul Wahid per 31 Maret 2024 tercatat sebesar Rp4.806.046.622 (Rp4,8 miliar).
- Harta tersebut didominasi oleh tanah dan bangunan serta alat transportasi/mesin yang masing-masing sebesar Rp4.905.000.000 (Rp4,9 miliar) dan Rp780 juta.
- Diikuti oleh kas dan setara kas senilai Rp621.046.622 (Rp621,046 juta).
-
Meskipun demikian, Abdul Wahid tercatat memiliki utang sebesar Rp1,5 miliar.
-
Harta Tanah dan Bangunan
- Di dalam LHKPN, harta kekayaan Abdul Wahid berupa tanah dan bangunan ada di Pekanbaru dan sekitarnya serta di Jakarta Selatan.
- Harta berupa tanah dan bangunan dengan nilai paling besar dimiliki Abdul Wahid di Jakarta Selatan dengan luas masing-masing 1.555 meter persegi. Nilainya mencapai Rp2,3 miliar.
- Kemudian harta tanah dan bangunan dengan nilai paling kecil ada di Kota Indragiri Hilir dengan luas masing-masing 10.000 meter persegi/100 ribu meter persegi. Adapun nilainya sebesar Rp20 juta.
-
Seluruh harta berupa tanah dan bangunan milik Abdul Wahid berstatus hasil sendiri.
-
Harta Berupa Alat Transportasi
- Sementara itu, harta kekayaan Abdul Wahid berupa alat transportasi dan mesin adalah dua unit mobil.
- Mobil itu adalah Toyota Fortuner Jeep 2016 senilai Rp400 miliar. Mobil kedua adalah Mitsubishi Pajero 2017 senilai Rp380 juta.
- Adapun status mobil tersebut adalah hasil sendiri.


