Hashim Djojohadikusumo Jadi Pemegang Saham Indokripto Koin Semesta (COIN)

admin.aiotrade 10 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Hashim Djojohadikusumo Jadi Pemegang Saham Indokripto Koin Semesta (COIN)


Indonesia kini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu negara dengan potensi besar dalam industri aset digital. Salah satu bukti nyata adalah kehadiran Arsari Group melalui PT Arsari Nusa Investama sebagai pemegang saham baru di PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN). Langkah ini menunjukkan adanya kepercayaan institusi terhadap masa depan ekonomi berbasis aset digital di Indonesia.

Kepercayaan Institusi terhadap Industri Aset Digital

Arsari Group, yang dipimpin oleh Hashim Djojohadikusumo, telah resmi menjadi salah satu pemegang saham COIN. Hal ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan terhadap pertumbuhan industri aset digital, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi besar dalam ekonomi digital. Wakil Direktur Utama dan Direktur Operasional Arsari Group, Aryo P.S. Djojohadikusumo, menjelaskan bahwa langkah strategis ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat kedaulatan ekonomi digital nasional.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Aryo menekankan bahwa investasi ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap transformasi digital Indonesia. Ia menilai COIN memiliki fondasi kuat serta ekosistem yang lengkap dan siap menjadi katalis dalam membangun industri aset digital nasional. Selain itu, visi Arsari Group sejalan dengan COIN, termasuk entitas anaknya seperti PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Membangun Ekosistem Digital yang Teratur

Aryo menyebutkan bahwa investasi ini bukan hanya tentang nilai ekonomi, tetapi juga tentang membangun kedaulatan digital Indonesia. Dengan ekosistem aset digital yang semakin lengkap dan regulasi yang matang melalui pengawasan OJK, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat inovasi dan perdagangan aset digital di Asia Tenggara.

Direktur Utama COIN, Ade Wahyu, menyambut baik kehadiran Arsari Group. Menurutnya, masuknya perusahaan tersebut memberikan nilai tambah signifikan bagi COIN, khususnya dalam memperkuat tata kelola yang baik untuk korporasi skala besar. Selain itu, kehadiran Arsari Group juga meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri aset digital secara umum.

Visi Jangka Panjang Arsari Group

Aryo menjelaskan bahwa langkah Arsari Group selalu berorientasi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan jangka panjang. Ia memandang industri aset keuangan digital sebagai kunci akselerasi transformasi digital, yang menjadi pilar vital dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, Arsari Group mendukung penuh pengembangan sektor ini demi mewujudkan kedaulatan digital Indonesia.

Dengan dukungan keahlian lintas sektor dan jaringan global, COIN akan mempercepat pengembangan produk-produk inovatif yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional. Selain itu, posisi Indonesia sebagai pasar aset kripto terbesar di dunia semakin diperkuat. Data OJK hingga akhir Oktober 2025 mencatat jumlah pengguna telah mencapai lebih dari 18 juta konsumen, dengan total nilai transaksi menembus Rp 409,56 triliun.

Posisi Strategis Indonesia dalam Dunia Aset Digital

Laporan 2025 Global Crypto Adoption Index dari Chainalysis menempatkan Indonesia di peringkat ke-7 dunia. Dengan kehadiran Arsari Group, Indonesia berpotensi melangkah lebih jauh, dari konsumen teknologi global menjadi produsen inovasi digital yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Langkah ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar yang menarik, tetapi juga menjadi pusat pengembangan dan inovasi dalam industri aset digital. Dengan dukungan pemerintah, regulasi yang semakin matang, dan partisipasi aktif dari institusi-institusi ternama, Indonesia siap menjadi bagian penting dalam peta ekonomi digital global.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan