
Bali United Gagal Menang di Kandang, Bermain Imbang dengan Persita Tangerang
Pertandingan antara Bali United melawan Persita Tangerang dalam laga pekan ke-10 Super League 2025/2026 berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu malam, 25 Oktober 2025, menjadi ujian berat bagi tim tuan rumah yang sebelumnya berambisi meraih kemenangan.
Meskipun tampil dominan sepanjang pertandingan, Bali United tidak mampu memecahkan kubu lawan yang tampil sangat disiplin dan solid dalam bertahan. Barisan pertahanan Persita yang dikomandoi Javlon Guseynov berhasil menghalangi serangan-serangan dari Serdadu Tridatu. Akhirnya, pertandingan berakhir dengan skor 0-0 setelah 90 menit berjalan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Hasil imbang ini membuat Bali United tetap berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan 13 poin. Sementara itu, Persita Tangerang yang diasuh oleh Carlos Pena menduduki posisi ketiga dengan 17 poin.
Dominasi Awal dan Peluang yang Terlewat
Sejak menit awal, Bali United langsung mengambil inisiatif menyerang. Umpan-umpan cepat dan tekanan dari sayap kiri yang dipimpin oleh Thijmen Goppel beberapa kali merepotkan lini belakang Persita. Namun, upaya mereka belum bisa berbuah gol.
Peluang pertama datang pada menit ke-21 lewat tendangan bebas Jordy Bruijn, namun bola melambung tinggi di atas mistar gawang. Persita tidak tinggal diam, dan hampir mencetak gol lebih dulu pada menit ke-29 melalui Rayco Rodriguez. Sayangnya, kiper Mike Hauptmeijer tampil gemilang dengan menepis tembakan keras tersebut.
Pertandingan berjalan terbuka hingga akhir babak pertama. Aksi saling serang tersaji — termasuk peluang emas Boris Kopitovic di menit ke-34 yang digagalkan oleh Igor Rodrigues. Hingga turun minum, skor tetap 0-0.
Babak Kedua yang Dinamis
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Bali United kembali menekan melalui Ricky Fajrin dan Kadek Agung, namun penyelesaian akhir masih menjadi masalah utama. Sementara itu, Persita hampir mencuri keunggulan di menit ke-52 melalui Pablo Ganet, namun lagi-lagi Mike Hauptmeijer tampil sigap menepis bola.
Peluang terbaik Bali United datang di menit ke-64, ketika Kadek Agung melewati dua bek Persita sebelum melepaskan sepakan kaki kanan. Sayangnya, bola hanya melenceng tipis di sisi gawang. Meski mengurung pertahanan lawan di menit-menit akhir, tuan rumah gagal mencetak gol hingga peluit panjang dibunyikan.
Penilaian terhadap Performa Kedua Tim
Persita Tangerang patut diapresiasi atas kedisiplinan mereka dalam menjaga formasi bertahan. Duet Ryuji Utomo dan Javlon Guseynov menjadi kunci sukses tim tamu dalam menahan gempuran Bali United. Kiper Igor Rodrigues juga tampil cemerlang dengan beberapa penyelamatan penting.
Di kubu Bali United, dominasi penguasaan bola tidak cukup untuk memastikan kemenangan. Kurangnya variasi serangan dan minimnya penyelesaian efektif menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Jan Jansen.
Susunan Pemain
Bali United:
Mike Hauptmeijer (PG); Joao Silva, Kadek Arel, Ricky Fajrin, Rizky Dwi (Andika Wijaya 80’); Brandon Wilson, Kadek Agung (Rahmat Arjuna 77’); Jordy Bruijn, Tim Receveur, Boris Kopitovic (Jens Raven 88’), Thijmen Goppel.
Pelatih: Jan Jansen.
Persita Tangerang:
Igor Rodrigues (PG); Javlon Guseynov, Mario Jardel, Muhammad Toha, Ryuji Utomo, Tamirlan Kozubaev; Hokky Caraka (Ahmad Nur Hardianto 69’), Pablo Ganet, Sin Yeong Bae, Andrejic Aleksa (Eber Bessa 69’), Rayco Rodriguez.
Pelatih: Carlos Pena.