Hasil Final French Open 2025 - Fajar/Fikri Tampil Kuat, Tapi Kim/Seo Berhasil Hattrick Kemenangan

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 33x dilihat
Hasil Final French Open 2025 - Fajar/Fikri Tampil Kuat, Tapi Kim/Seo Berhasil Hattrick Kemenangan

Ganda Putra Indonesia Kembali Kalah dalam Final French Open 2025

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, kembali harus menerima kekalahan dalam laga final French Open 2025. Mereka kalah dari pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, dalam tiga pertemuan berturut-turut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada pertandingan yang berlangsung di Glaz Arena, Rennes, Prancis, pada Minggu (26/10/2025), Fajar/Fikri kalah dengan skor 21-10, 13-21, 12-21. Meskipun menunjukkan penampilan kuat pada gim pertama, mereka gagal mempertahankan momentum hingga akhirnya kalah dalam tiga gim.

Jalannya Pertandingan

Fajar/Fikri menghadapi Kim/Seo dalam pertemuan keempat mereka dengan permainan yang cukup berhati-hati. Laga dimulai dengan tempo cepat dan saling berbalas serangan hingga skor sama pada 3-3.

Pada awal pertandingan, Fajar/Fikri memiliki peluang untuk memimpin setelah serangan Fajar membuat Kim/Seo dalam posisi tersudut. Namun, shuttlecock selalu dikembalikan hingga kesalahan dilakukan Fajar sendiri yang pengembaliannya menabrak net.

Meski begitu, Fajar/Fikri terus tampil agresif dan memaksa laga tetap berimbang sampai skor 6-6. Pasangan Indonesia bahkan berhasil melesakkan empat poin beruntun karena penampilan agresif Fajar di area depan.

Fajar/Fikri mampu memimpin lima angka pada interval karena kesalahan lawan yang pukulannya memanjang keluar. Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, memberikan arahan kepada Fajar/Fikri untuk tidak memberikan kebebasan kepada Kim/Seo di area depan.

Selepas jeda, Fajar/Fikri memperlebar keunggulan menjadi tujuh angka pada skor 15-8. Penempatan bola dari pasangan Indonesia juga beberapa kali menghasilkan poin dengan mengarahkan ke area sudut dan belakang.

Fajar/Fikri kemudian lebih leluasa dalam menyerang hingga mampu menambah tiga poin lagi untuk memimpin 11 angka pada 19-8. Serangan bertubi-tubi dari Fajar/Fikri akhirnya mencatatkan game point duluan dengan selisih 12 poin. Kim/Seo sempat membalas dua poin, tetapi serangan beruntun dari Fajar yang diakhiri sambaran dari depan net menutup gim pertama.

Gim Kedua dan Ketiga

Pada gim kedua, Kim/Seo tampil lebih menyerang dan berhasil membuat Fajar/Fikri kewalahan serta melakukan kesalahan sendiri. Mereka gantian unggul lima angka pada interval gim kedua. Kim/Seo terus memberikan tekanan hingga memperlebar skor menjadi 16-10 atas Fajar/Fikri.

Pasangan Indonesia sempat berupaya memangkas ketertinggalan sampai selisih empat poin, tetapi Kim/Seo lebih kuat sepanjang gim kedua. Memasuki gim ketiga, serangan tiga kali pukulan dari Fikri di depan net berhasil membuka keran skor bagi pasangan Indonesia.

Namun, intensitas permainan Fajar/Fikri sedikit menurun ketika terus dipaksa bertahan dan lebih banyak bermain reli. Kim/Seo mampu lebih mudah mencapai keunggulan sampai selisih tujuh poin pada skor 10-3. Fajar/Fikri sempat membalas dua angka tetapi masih harus tertinggal enam angka pada interval.

Selepas jeda, ganda putra juara dunia itu makin nyaman dalam bermain setelah unggul pada skor 14-7. Kim/Seo akhirnya mengamankan keunggulan sampai poin 21 di gim pamungkas.

Rekor Kekalahan Fajar/Fikri

Hasil tersebut membuat Fajar/Fikri selalu kalah dari tiga pertemuan terakhir kontra Kim/Seo pada perempat final China Masters 2025 dan dua kali di final pada Korea Open 2025 dan French Open 2025. Fajar/Fikri juga selalu gagal dalam tiga kesempatan berlaga di final pada Korea Open 2025, Denmark Open 2025, dan French Open 2025.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan