
Laga Liga Inggris 2025-2026 antara Brentford dan Liverpool kembali menunjukkan kejutan. Tim tamu, Liverpool, harus menerima kekalahan dari tuan rumah, Brentford, pada pekan kesembilan. Pertandingan yang berlangsung di Gtech Community Stadium berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Brentford.
Di laga tersebut, Brentford berhasil mencetak tiga gol melalui Dango Ouattara, Kevin Schade, dan Igor Thiago. Sementara itu, Liverpool membalas melalui Milos Kerkez dan Mohamed Salah. Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Liverpool di Liga Inggris musim ini, setelah sebelumnya kalah dari Chelsea dan Manchester United.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Jalannya Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan tekanan kuat dari Brentford. Di menit ke-5, tim tuan rumah berhasil membuka keunggulan melalui gol Dango Ouattara. Gol tercipta setelah Michael Kayode melakukan umpan jauh yang kemudian disambut oleh Kristoffer Ajer dengan kepala, lalu diarahkan ke gawang oleh Ouattara. Skor menjadi 1-0 untuk Brentford.
Liverpool mencoba merespons dengan serangan-serangan cepat. Pada menit ke-20, Florian Wirtz memiliki peluang emas namun tembakannya melebar sedikit di samping gawang. Di menit ke-44, Cody Gakpo hampir mendapat penalti setelah dijatuhkan di kotak 16, tetapi wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.
Brentford memperlebar keunggulan di menit ke-55 melalui gol Kevin Schade. Serangan cepat dari Mikkel Damsgaard membuat Schade mampu mencetak gol dengan finishing yang apik. Skor berubah menjadi 2-0.
Sebelum turun minum, Liverpool berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol Milos Kerkez. Bola rebound di muka gawang berhasil disambar oleh Kerkez, sehingga skor menjadi 2-1 di babak pertama.
Babak Kedua dan Perubahan Wasit
Di babak kedua, terjadi perubahan wasit setelah Simon Hooper mengalami cedera dan digantikan oleh Tim Robinson. Keputusan wasit ini ternyata memberikan dampak buruk bagi Liverpool. Di menit ke-60, wasit menunjuk titik putih karena Virgil van Dijk dianggap melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Awalnya, wasit memberikan tendangan bebas, tetapi VAR menyebut bahwa pelanggaran terjadi di dalam kotak 16. Akibatnya, Liverpool diberi hadiah penalti.
Igor Thiago menjadi eksekutor dan berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, membawa Brentford unggul 3-1. Liverpool pun langsung melakukan perubahan strategi dengan memasukkan pemain-pemain serangan seperti Federico Chiesa dan Rio Ngumoha.
Serangan Liverpool akhirnya membuahkan hasil di menit ke-89. Mohamed Salah mencetak gol dengan sontekan kaki kanannya dari dalam kotak penalti. Skor berubah menjadi 3-2. Hingga pertandingan usai, skor ini tetap bertahan, sehingga Brentford meraih kemenangan.
Klasemen dan Tantangan
Kekalahan ini membuat Liverpool tertahan di peringkat keenam klasemen Liga Inggris. Tim besutan Arne Slot ini kini terancam digusur oleh Tottenham Hotspur dan Crystal Palace. Selain itu, kekalahan ketiga beruntun ini semakin memperparah tekanan terhadap para pemain Liverpool.
Susunan Pemain
Brentford (4-2-3-1):
1-Caoimhin Kelleher; 33-Michael Kayode, 22-Nathan Collins, 4-Sepp van den Berg, 20-Kristoffer Ajer; 6-Jordan Henderson, 18-Yehor Yarmoulik (Vitaly Janelt 29’); 7-Kevin Schade (Keane Lewis-Potter 79’), 24-Mikkel Damsgaard (Mathias Jensen 79’), 19-Dango Ouattara; 9-Igor Thiago.
Pelatih: Keith Andrews
Liverpool (4-2-3-1):
25-Giorgi Mamardashvili; 12-Conor Bradley (Alexis Mac Allister 62’), 5-Ibrahima Konate, 4-Virgil Van Dijk, 6-Milos Kerkez (Andrew Robertson 61’); 8-Dominik Szoboszlai, 17-Curtis Jones (Rio Ngumoha 70’); 11-Mohamed Salah, 7-Florian Wirtz (Joe Gomez 83’), 18-Cody Gakpo (Federico Chiesa 61’); 22-Hugo Ekitike.
Pelatih: Arne Slot
Hasil pertandingan ini menunjukkan bahwa Liverpool masih membutuhkan penyesuaian strategi agar bisa kembali stabil di Liga Inggris.