Hasil Liga Italia: Drama Penalti, Cedera De Bruyne, dan Aksi Anguissa yang Menggemparkan

admin.aiotrade 25 Okt 2025 4 menit 13x dilihat
Hasil Liga Italia: Drama Penalti, Cedera De Bruyne, dan Aksi Anguissa yang Menggemparkan

Napoli Mengalahkan Inter dalam Laga Dramatis di Stadion Diego Armando Maradona

Napoli berhasil kembali ke puncak klasemen Serie A setelah menumbangkan Inter Milan dengan skor 3-1 dalam laga sengit di Stadion Diego Armando Maradona, Minggu (26/10/2025). Pertandingan ini tak hanya menyajikan drama penalti kontroversial, tetapi juga menyisakan kabar buruk bagi tuan rumah setelah bintang anyar mereka, Kevin De Bruyne, mengalami cedera serius di pertengahan babak pertama.

Pertemuan ini menjadi laga yang krusial dalam perebutan gelar Serie A. Kedua tim tengah bersaing ketat di papan atas setelah AC Milan bermain imbang 2-2 melawan Pisa sehari sebelumnya. Napoli datang dengan tekanan besar usai menelan empat kekalahan dari tujuh laga terakhir di semua kompetisi, termasuk kekalahan telak 6-2 dari PSV Eindhoven di Liga Champions.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Cedera pemain menjadi masalah utama bagi pelatih Antonio Conte. Nama-nama seperti Rasmus Hojlund, Stanislav Lobotka, Alex Meret, Amir Rrahmani, hingga Romelu Lukaku harus menepi. Conte pun memutuskan menurunkan David Neres sebagai striker palsu (False 9), strategi yang memaksimalkan peran gelandang serang untuk menutup absennya penyerang utama.

Sementara di kubu Inter, pelatih Cristian Chivu juga kehilangan dua pemain penting, Marcus Thuram dan Matteo Darmian, namun timnya datang dengan modal tujuh kemenangan beruntun di semua ajang.

Drama Penalti dan Cedera De Bruyne

Laga dimulai dengan tempo tinggi. Inter Milan lebih dulu menekan lewat peluang Alessandro Bastoni dan Hakan Calhanoglu, namun Napoli berbalik menyerang. Ketegangan memuncak ketika wasit menunjuk titik putih setelah Henrikh Mkhitaryan dianggap melakukan pelanggaran terhadap Giovanni Di Lorenzo di kotak penalti. Meski keputusan itu menuai protes dan sempat ditinjau VAR, wasit tetap bersikukuh bahwa pelanggaran sah terjadi.

De Bruyne yang ditunjuk sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang, menaklukkan kiper Sommer lewat sepakan ke pojok bawah gawang. Namun, kegembiraan Napoli berubah jadi kepanikan hanya beberapa detik kemudian. Bintang asal Belgia itu langsung memegangi bagian belakang pahanya dan tampak menahan sakit parah. Ia pun terpaksa keluar lapangan, menambah daftar panjang cedera Napoli musim ini.

Babak Kedua: Balas Serangan dan Gol Cepat

Setelah tertinggal 0-1, Inter Milan menggempur pertahanan Napoli. Upaya mereka membuahkan hasil ketika VAR menemukan adanya handball dari bek Napoli, Alessandro Buongiorno, yang menghalau sundulan Lautaro Martinez di area terlarang. Calhanoglu dengan dingin mengonversi penalti menjadi gol pada menit ke-59, membuat skor kembali imbang 1-1.

Namun, hanya berselang lima menit kemudian, Scott McTominay membawa Napoli kembali unggul. Berawal dari umpan panjang Leonardo Spinazzola, McTominay lolos dari jebakan offside dan melepaskan tendangan voli keras yang tak mampu dijangkau Sommer. Inter berusaha membalas, tetapi justru Napoli yang memastikan kemenangan. Melalui skema serangan balik cepat, Andre-Frank Zambo Anguissa membawa bola dari tengah lapangan dan menuntaskannya dengan tendangan datar ke gawang. Gol ini menutup laga dengan skor akhir Napoli 3-1 Inter.

Ketegangan di Pinggir Lapangan

Laga ini juga diwarnai adu argumen panas di sisi lapangan antara Antonio Conte dan kapten Inter, Lautaro Martinez. Insiden tersebut dipicu oleh pelanggaran keras dari Denzel Dumfries yang memancing emosi para pemain Napoli. Wasit harus menghentikan permainan beberapa kali untuk menenangkan situasi.

Meskipun sempat ditekan di babak pertama, Napoli tampil disiplin di paruh kedua dengan pertahanan yang lebih rapat dan serangan balik tajam. Conte tampak puas dengan performa anak asuhnya yang dinilai “bermain cerdas dan efisien.”

Pemain Terbaik: Anguissa Jadi Inspirasi

Dalam evaluasi pasca-pertandingan, Anguissa terpilih sebagai Man of the Match berkat kontribusi luar biasa di lini tengah. Ia mencetak satu gol dan menjadi motor serangan balik yang mematikan. Sementara itu, Buongiorno mendapat catatan buruk akibat handball-nya yang berujung penalti.

Dari kubu Inter, Calhanoglu menjadi satu-satunya pemain yang tampil konsisten. Meski mencetak gol, performa lini belakang Inter — terutama Akanji dan Acerbi — dinilai lemah dalam menghadapi pressing cepat Napoli. Pelatih Cristian Chivu harus menerima kritik setelah strategi menyerang totalnya justru meninggalkan ruang besar di belakang.

Sementara itu, Antonio Conte menuai pujian karena berhasil membawa Napoli tampil disiplin dan tajam di saat krisis cedera melanda tim. Kemenangan ini membuat Napoli sementara naik ke puncak klasemen Serie A dengan koleksi poin maksimal. Meski kehilangan Kevin De Bruyne, hasil ini memberi sinyal bahwa tim asuhan Conte masih menjadi kandidat kuat juara musim ini.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan