
Heboh Temuan Sianida dalam Menu MBG di Sukoharjo
Baru-baru ini, heboh terkait ditemukannya sianida dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 Salatiga, Jawa Tengah. Hal ini memicu perhatian publik dan pihak berwajib untuk segera menelusuri penyebabnya.
Menurut Kepala Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo, Endang Tien, dugaan sianida dalam anggur hijau impor masih dalam proses penelitian. Ia mengatakan bahwa kemungkinan besar, kontaminasi tersebut terjadi selama proses penanaman dengan penggunaan pestisida atau dari penyimpanan di gudang yang disemprot anti-hama. Namun, ia belum dapat memastikan hal tersebut karena belum ada hasil uji laboratorium.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Ini masih dalam tahap penelusuran dan penelitian," kata Endang pada Jumat (7/11/2025). Ia juga menyampaikan bahwa anggur hijau impor akan diperiksa di laboratorium milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang berada di Kartasura. "Kami perlu uji laboratorium untuk memastikan kadar dan sebarannya," tambahnya.
Sebelumnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Sukoharjo menemukan anggur hijau impor yang digunakan dalam program MBG terindikasi mengandung zat kimia berbahaya, yaitu sianida (CN). Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, menyatakan bahwa kandungan sianida dalam anggur hijau tersebut sekitar 30 miligram.
"Jumlah tersebut jika dikonsumsi tentu sangat berbahaya," ujar Anggaito. Ia menjelaskan bahwa indikasi kandungan sianida ditemukan saat pemeriksaan rutin melalui pengecekan fisik dan organoleptik serta metode kimia menggunakan alat rapid test.
Setelah mengetahui adanya indikasi sianida, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Pangan Sukoharjo, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, menu buah anggur diganti dengan buah jeruk yang telah melalui proses pemeriksaan dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi.
Di kawasan Jawa Tengah, program MBG ditargetkan menyasar jutaan penerima. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung pelaksanaan program MBG di SMPN 9 Salatiga, Jawa Tengah, pada Jumat (7/11/2025). Gibran melakukan kunjungan kerja didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Sebanyak 749 siswa di sekolah tersebut menjadi penerima manfaat dari program strategis nasional MBG. Selama peninjauan, Gubernur Luthfi bersama Wapres Gibran terlihat berbincang dengan siswa-siswi penerima manfaat. Mereka juga meninjau langsung dapur serta distribusi menu MBG di sekolah.
Salah satu siswi kelas VIII SMPN 9 Salatiga, Salma, mengaku senang dengan adanya program MBG. Selain menunya sehat, ia juga menilai variasi makanan yang disediakan cukup beragam.
"Menunya komplet dan bergizi, ada sayur, buah, dan protein," pungkasnya.