
Kepemimpinan Baru Perumda Tirta Kelimutu Ende
Direktur Utama (Dirut) baru Perumda Tirta Kelimutu Ende, Heri Gani, langsung menunjukkan komitmennya untuk segera melakukan perubahan setelah resmi dilantik oleh Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda, Senin (20/10/2025) pagi bertempat di Kantor Perumda Tirta Kelimutu. Dalam pernyataan pertamanya, Heri menyatakan bahwa pembenahan menyeluruh di tubuh perusahaan menjadi prioritas utama.
Salah satu isu yang paling mendesak adalah penyelesaian tunggakan piutang pelanggan yang mencapai Rp 14 miliar. Heri menegaskan bahwa masalah ini harus segera ditangani agar kondisi fiskal perusahaan bisa diperbaiki. Ia mengingatkan bahwa jika tunggakan ini tidak diselesaikan, akan semakin memperparah situasi keuangan perusahaan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Memantau dan mengevaluasi pelanggan non-aktif dengan total piutang Rp 14 miliar adalah persoalan besar yang ada di depan mata. Kalau ini tidak diselesaikan, sama saja kita menumpuk masalah. Upaya perubahan dan perbaikan tidak akan pernah terwujud,” ujarnya saat diwawancarai usai pelantikan.
Selain itu, Heri juga berkomitmen untuk melakukan pembenahan internal manajemen sebagai fokus awal. Ia menekankan bahwa perbaikan tata kelola dan produktivitas pegawai akan menjadi kunci agar Perumda dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya para pelanggan air minum.
“Pembenahan manajemen itu harus menjadi prioritas. Kita tidak bisa bicara pelayanan prima kalau di dalam sendiri masih amburadul,” tambahnya.
Rencana Kenaikan Tarif Air Minum
Beberapa waktu terakhir, isu kenaikan tarif air minum menjadi sorotan publik. Namun, Heri menegaskan bahwa wacana tersebut belum layak dilakukan karena kondisi internal perusahaan yang belum tertata. Menurutnya, menaikkan tarif hanya akan meningkatkan pendapatan, tetapi bukan berarti perusahaan akan sehat.
“Menaikkan tarif itu artinya perusahaan akan mendapat income lebih. Tapi apakah itu berarti perusahaan ini sehat? Tidak! Pendapatan tinggi bukan indikator utama. Kita harus benahi manajemen, selesaikan persoalan internal dulu, baru bicara soal penyesuaian tarif,” jelas Heri dengan tegas.
Tunggakan pelanggan menjadi salah satu penyebab utama kerugian dan ketidaksehatan fiskal Perumda Tirta Kelimutu Ende. Akibatnya, hingga kini perusahaan daerah tersebut belum mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ende.
Dari total Rp 14 miliar piutang, sebagian besar berasal dari tagihan kepada instansi pemerintah, baik vertikal maupun horizontal, termasuk Kantor Bupati Ende. Berdasarkan hasil pemeriksaan BPKP tahun 2024, tagihan yang belum dibayar oleh Kantor Bupati Ende tercatat mencapai Rp 85 juta.
Langkah Konkret untuk Pembenahan
Heri Gani menegaskan bahwa langkah-langkah konkret akan segera diambil untuk menyelesaikan tunggakan tersebut. Salah satu strategi yang akan diterapkan adalah evaluasi pelanggan non-aktif secara berkala dan pengambilan tindakan tegas terhadap pelanggan yang belum membayar.
Ia juga berencana untuk memperkuat sistem administrasi dan keuangan perusahaan agar lebih transparan dan efisien. Hal ini dilakukan agar semua pihak, termasuk masyarakat dan instansi pemerintah, dapat menjalani proses pembayaran sesuai ketentuan.
Selain itu, Heri juga akan melakukan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia guna meningkatkan kualitas pelayanan. Ia yakin bahwa dengan manajemen yang baik dan profesional, Perumda Tirta Kelimutu Ende dapat kembali bangkit dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
Dengan komitmen dan rencana yang jelas, Heri Gani berharap bisa membawa Perumda Tirta Kelimutu Ende menuju masa depan yang lebih cerah. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan daerah ini diharapkan bisa menjadi contoh yang baik dalam hal tata kelola dan kinerja operasional.