Hermawan Kartajaya Siap Rekor Dunia dengan Pelajaran Branding Bersama Philip Kotler

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Hermawan Kartajaya Siap Rekor Dunia dengan Pelajaran Branding Bersama Philip Kotler
Hermawan Kartajaya Siap Rekor Dunia dengan Pelajaran Branding Bersama Philip Kotler

Inisiatif Bersejarah di Philip Kotler Museum of Marketing

Philip Kotler Museum of Marketing bersama Hermawan Kartajaya melakukan langkah bersejarah dengan mencoba memecahkan rekor dunia Guinness World Records untuk kategori Most Users in a Branding Video Lesson. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 10 November 2025, secara daring melalui platform konferensi video.

Acara ini diselenggarakan dalam sesi bertajuk “Branding Lenses: Key Elements, Tech, Entrepreneurship”, yang menjadi bagian dari komitmen museum untuk menyediakan pembelajaran marketing yang inklusif dan relevan. Sesi ini membahas evolusi branding di era digital dan kecerdasan buatan (AI), serta memberikan wawasan tentang bagaimana perpaduan antara kreativitas manusia dan kemajuan teknologi dapat memperkuat nilai, identitas, dan daya saing brand.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Hermawan Kartajaya, dikenal sebagai The Marketing GURU sekaligus Founder & Chair of MCorp, akan membahas tiga aspek penting dalam branding modern. Ketiga aspek tersebut adalah key elements of marketing, tech marketing, dan entrepreneurial marketing. Para partisipan diajak untuk memahami bagaimana pendekatan ini dapat meningkatkan pemahaman terhadap strategi pemasaran yang efektif.

Dalam sesi ini, Hermawan menekankan bahwa kemajuan teknologi, termasuk AI, harus selalu diiringi dengan landasan kejujuran dan etika yang kuat dalam membangun brand. Ia mengatakan:

“Branding di era teknologi bukan hanya soal membuat brand appealing dengan AI atau data, sebaliknya branding harus dilakukan dengan jujur dan autentik. Jangan gunakan teknologi untuk membohongi orang atau merusak kemanusiaan, tetapi untuk memperkuat nilai brand kita. Teknologi harus menjadi ‘augmented human’ meningkatkan kapabilitas manusia dalam kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan.”

Upaya pemecahan rekor dunia ini tidak hanya terkait jumlah partisipan, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi lintas generasi dan profesi dalam dunia pemasaran. Ribuan partisipan dari berbagai kalangan hadir dalam acara ini, mulai dari akademisi, profesional hingga wirausaha.

Kolaborasi yang Menjangkau Seluruh Kalangan

Philip Kotler Museum of Marketing dengan Hermawan Kartajaya menegaskan kembali perannya sebagai pusat edukasi marketing yang menghubungkan ilmu dan teknologi. Sebagai bagian dari ekosistem MCorp, museum ini terus berinovasi dalam menyediakan pembelajaran marketing yang inspiratif dan terbuka bagi semua kalangan.

Melalui semangat inovasi, kolaborasi, dan kebermaknaan, upaya ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi perjalanan pemasaran Indonesia menuju panggung global yang lebih berdampak. Acara ini menunjukkan bahwa pemasaran tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang nilai-nilai yang mendasari setiap strategi dan keputusan bisnis.

Fokus pada Pendidikan dan Pengembangan

Sesi ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan peserta tentang bagaimana branding bisa menjadi alat yang efektif dalam membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan. Dengan fokus pada elemen-elemen inti dari pemasaran, para peserta diajak untuk memahami bagaimana teknologi bisa digunakan secara etis dan bermanfaat.

Selain itu, acara ini juga menyoroti pentingnya entrepreneurship dalam pemasaran modern. Dengan memadukan kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan, peserta diajak untuk membangun strategi pemasaran yang tidak hanya efektif, tetapi juga berkelanjutan.

Kesimpulan

Dengan kegiatan ini, Philip Kotler Museum of Marketing dengan Hermawan Kartajaya menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan pendidikan marketing yang inklusif dan relevan. Acara ini tidak hanya menjadi momen bersejarah, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dan inovasi bisa membawa perubahan positif dalam dunia pemasaran.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan