HERO mengakui IKEA masih rugi, strategi apa untuk bangkit?

admin.aiotrade 09 Des 2025 2 menit 33x dilihat
HERO mengakui IKEA masih rugi, strategi apa untuk bangkit?

Performa Toko IKEA di Indonesia Masih Merugi

PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) mengungkapkan bahwa toko perabot dan dekorasi asal Swedia, IKEA, yang menjadi mitra perusahaan masih mengalami kerugian di dalam negeri pada periode Januari-September 2025. Meskipun telah melakukan berbagai strategi seperti memangkas harga produk dan menjajakan barang IKEA di lokapasar, performa tersebut tetap tidak membaik.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Direktur HERO, Paulus Raharja, menyampaikan bahwa IKEA masih merugi karena mayoritas konsumen yang berkunjung ke toko tidak melakukan pembelian. Selain itu, tujuh toko IKEA yang ada di dalam negeri belum dapat diakses oleh masyarakat luas secara optimal.

"Performa IKEA masih menghadapi banyak tantangan, terutama karena konsumen memiliki waktu berpikir yang panjang sebelum membeli furniture dalam kondisi ekonomi tahun ini," ujarnya dalam paparan publik di kantornya, Selasa (9/12).

Meski demikian, Paulus menegaskan bahwa pihaknya telah berhasil mengurangi nilai kerugian lebih dari 50% secara tahunan pada sembilan bulan pertama tahun ini. Salah satu inovasi yang berkontribusi pada penurunan kerugian adalah penggunaan lokapasar seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop.

Strategi HERO untuk Meningkatkan Pertumbuhan IKEA

Menurut Paulus, penggunaan lokapasar menjadi jawaban atas tantangan akses masyarakat terhadap toko IKEA. Saat ini, toko IKEA umumnya berdiri sendiri di luar pusat perbelanjaan, kecuali IKEA Surabaya yang berada di Mall Ciputra World dan IKEA Mal Taman Anggrek.

"Kontribusi penjualan melalui e-commerce tidak kalah dengan penjualan toko fisik atau sekitar 4% dari total penjualan. Jadi, penjualan secara daring kurang lebih sama dengan menambah satu toko fisik IKEA," jelasnya.

Selain masuk ke lokapasar, Paulus juga menyebutkan bahwa IKEA telah memangkas sebagian besar harga produknya pada tahun ini. Langkah ini dinilai penting karena konsumen di pasar domestik sangat sensitif terhadap harga.

Sebagai informasi, strategi pemotongan harga produk IKEA juga dilakukan oleh peritel IKEA terbesar di dunia, Ingka Group. Secara rinci, semua produk IKEA di Jerman hingga Jepang telah dipotong sekitar 20% sejak tahun lalu.

"Ada respons yang baik dari pasar ketika kami menurunkan harga, karena konsumen menyukai harga yang lebih rendah. Saat digabung dengan penjualan di lokapasar, kami optimistis IKEA dapat mencetak keuntungan tahun depan," katanya.

Pertumbuhan Pendapatan Eceran di HERO

Walaupun IKEA masih mengalami kerugian, HERO masih membukukan pertumbuhan pendapatan penjualan eceran sebesar 7,06% pada Januari-September 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan tersebut meningkat dari Rp 3,69 triliun menjadi Rp 3,93 triliun.

Paulus menyatakan bahwa capaian ini didorong oleh pertumbuhan penjualan oleh merek dagang Guardian yang tumbuh lebih dari 10% pada periode yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun IKEA masih menghadapi tantangan, bisnis ritel HERO secara keseluruhan masih mampu bertumbuh.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan