Hilmi Panigoro: UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional

admin.aiotrade 10 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Hilmi Panigoro: UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional


JAKARTA – Presiden Direktur PT Medco Energi Internasional Tbk, Hilmi Panigoro, menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Festival Pojok UMKM MedcoEnergi 2025 yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 12 Desember di The Energy Building, SCBD, Jakarta Selatan.

Festival ini menjadi wadah bagi UMKM mitra binaan dari berbagai lini usaha MedcoEnergi, seperti Onshore, Offshore, Corridor, dan Medco Power Asset. Acara ini menawarkan berbagai aktivitas seperti pameran produk, sesi berbagi pengalaman, lokakarya pengembangan usaha, serta peluncuran CSR Hub dan buku program CSR MedcoEnergi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Hilmi menjelaskan bahwa pembinaan UMKM tidak hanya terbatas pada akses pembiayaan, tetapi juga melibatkan pelatihan dan pendampingan agar usaha kecil dapat bertahan, berkembang, dan berkontribusi dalam rantai pasok perusahaan. Ia menekankan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi negara, sehingga tugas ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga para pengusaha swasta.

“Di Medco, kami menyisihkan sebagian dana untuk memastikan UMKM terbangun dan tumbuh,” ujar Hilmi saat berbicara di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Salah satu strategi yang digunakan MedcoEnergi adalah microfinancing atau pembiayaan skala kecil. Hal ini dilakukan karena perbankan sering kali memiliki persyaratan yang sangat ketat, sementara UMKM biasanya tidak memiliki track record atau jaminan yang memadai.

“Kalau datang ke bank, ada persyaratan sangat rigid. Di situlah peran perusahaan. Misalnya, kalau kami biayai 20 pengusaha, 18 mungkin gagal, tapi 2 berhasil sudah cukup. Bank tidak bisa mengambil risiko seperti itu,” kata Hilmi.

Selain pembiayaan, MedcoEnergi juga mendorong UMKM untuk terlibat langsung dalam supply chain perusahaan. Salah satu cara terbaik meningkatkan keberhasilan UMKM adalah dengan memastikan mereka memiliki off taker, seperti bahan makanan untuk catering atau kebutuhan operasi lainnya, yang diberi prioritas.

Hilmi menargetkan jumlah UMKM binaan semakin banyak. Saat ini, terdapat sekitar 200 UMKM, namun hanya 20 yang hadir dalam acara ini. Ia menegaskan bahwa di level perusahaan harusnya ratusan, bahkan di SKK Migas ribuan. Ia menekankan bahwa CSR bukan beban, tetapi investasi untuk kemaslahatan usaha kita.

CSR Berdasarkan Karakteristik Daerah
Pendekatan CSR MedcoEnergi disesuaikan dengan karakteristik geografis dan potensi daerah. Hilmi menekankan pentingnya social mapping untuk melihat kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan (SWOT) masing-masing wilayah.

“Tergantung kekuatan daerahnya. Apa keunggulannya, pertanian, kelautan, itu yang kita lihat semua. Makanya ada Medco Foundation khusus melakukan social mapping,” kata Hilmi.

Selama tiga hari, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan seperti Gula Aren Siwalan, Telur Asin Booster Farm (Sampang), Ikan Bilis Hijau dan Madu Kelulut (Natuna), Minuman Serbuk Herbal dan Beras Organik (Malaka), Madu Hutan, Minuman Lemon Sereh, Keripik Singkong Anggun, hingga Sambal Salai Gabus (Grissik).

Sebagai bagian dari rangkaian acara, MedcoEnergi juga meluncurkan buku “45 Cerita Baik”, yang memuat perjalanan inspiratif para pelaku UMKM dari berbagai daerah operasi. Selain itu, Perseroan meresmikan Pojok UMKM, ruang pemasaran permanen bagi mitra binaan di lingkungan kantor MedcoEnergi.

Festival turut menghadirkan sesi dialog mengenai peluang dan tantangan UMKM dalam memperkuat ekonomi daerah dan nasional. VP Relations & Security MedcoEnergi, Arif Rinaldi, menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi kunci agar UMKM makin berkembang.

“UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat serta menggerakkan ekonomi daerah. Melalui festival ini, kami membangun ruang kolaborasi antara pelaku UMKM, pemerintah, dan pemangku kepentingan agar UMKM dapat naik kelas,” ujar Arif.

Melalui Festival Pojok UMKM, MedcoEnergi memperkuat komitmennya dalam menciptakan multiplier effect yang lebih luas melalui program pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan perusahaan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan