Hoaks: Link Insentif Rp2,1 Juta untuk Guru Non-ASN

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Hoaks: Link Insentif Rp2,1 Juta untuk Guru Non-ASN

Penyebaran Tautan Hoaks Terkait Bantuan Insentif Guru Non-ASN

Di media sosial, khususnya di platform seperti Facebook, beredar tautan yang mengklaim memberikan bantuan insentif kepada guru non-aparatur sipil negara (non-ASN) sebesar Rp 2,1 juta. Tautan ini disebarkan oleh beberapa akun pada bulan September hingga Oktober 2025. Narasi yang dibagikan menyatakan bahwa pemerintah menyalurkan bantuan insentif tahun 2025, dan pengguna diminta untuk mengecek link di bio profil atau klik tombol "DAFTAR".

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta aiotrade, diketahui bahwa tautan tersebut adalah hoaks. Situs yang diakses melalui tautan tersebut terindikasi sebagai phishing, yaitu modus penipuan yang bertujuan untuk mencuri data pribadi pengguna.

Modus Penipuan Melalui Phishing

Situs yang muncul dari tautan tersebut meminta pengunjung untuk memasukkan nama lengkap dan nomor Telegram. Ini merupakan cara biasa digunakan oleh pelaku phishing untuk mengumpulkan informasi sensitif. Calon korban dijerat dengan penawaran tertentu, lalu dipancing untuk memberikan data pribadinya.

Modus serupa pernah muncul sebelumnya, yaitu pada Agustus 2025. Hal ini menunjukkan bahwa penipuan semacam ini terus berlangsung, bahkan dalam bentuk yang lebih canggih.

Informasi Resmi tentang Bantuan Insentif Guru Non-ASN

Berdasarkan laporan dari Kompas.id, pemerintah memang memberikan insentif kepada guru non-ASN dan pendidik nonformal sebesar Rp 300.000 per bulan. Bantuan ini diberikan secara berkala dan dirapel dalam satu kali transfer. Untuk insentif guru non-ASN, jumlahnya mencapai Rp 2,1 juta untuk tujuh bulan ke depan, yang diberikan kepada 341.248 guru.

Selain itu, ada juga Bantuan Subsidi Upah bagi Pendidik Nonformal (BSU), yang besarnya sebesar Rp 300.000 per bulan. Bantuan ini diberikan dalam satu kali transfer sebesar Rp 600.000 untuk dua bulan kepada 253.407 pendidik nonformal.

Cara Memverifikasi Penerima Bantuan

Nama penerima bantuan bisa dicek melalui laman resmi Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (Ditjen GTK) Kemendikdasmen. Pengguna diimbau untuk tidak mengakses tautan yang tidak jelas asalnya, terutama yang menawarkan bantuan besar tanpa verifikasi resmi.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta aiotrade, tautan yang diklaim untuk mendapatkan insentif guru non-ASN sebesar Rp 2,1 juta adalah hoaks. Tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi Ditjen GTK Kemendikdasmen, tetapi ke situs yang terindikasi sebagai phishing atau pencurian data pribadi. Masyarakat diingatkan untuk selalu waspada terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya dan hanya mengakses situs resmi pemerintah untuk informasi bantuan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan