
Penjelasan Terkait Video Hoaks Mengenai Pernyataan Mahfud MD
Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengumumkan adanya bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. Dalam video tersebut, disebutkan bahwa bansos tersebut berasal dari perampasan aset koruptor senilai Rp 10 miliar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Namun, setelah dilakukan penelusuran dan verifikasi, video tersebut ternyata merupakan hasil manipulasi. Konten ini tidak benar dan perlu segera diperbaiki agar tidak menyesatkan masyarakat.
Narasi yang Beredar
Video yang menyatakan bahwa Mahfud MD mengumumkan bansos tersebut dibagikan oleh beberapa akun Facebook. Dalam konten tersebut, Mahfud diklaim mengatakan bahwa setiap orang akan menerima uang sebesar Rp 100 juta. Selain itu, warganet diminta untuk mendaftar bansos dengan menghubungi nomor WhatsApp yang tercantum dalam unggahan.
Namun, informasi tersebut tidak didukung oleh bukti valid. Tidak ada pengumuman resmi dari Mahfud MD atau pihak terkait mengenai bansos seperti yang disebutkan dalam video tersebut.
Penelusuran Informasi
Setelah dicek, tidak ditemukan informasi valid bahwa Mahfud MD mengumumkan bansos dari pemerintah pada Oktober 2025. Di laman Kementerian Sosial juga tidak ada data mengenai pemberian bansos senilai Rp 10 miliar yang berasal dari perampasan aset koruptor.
Tim Cek Fakta melakukan pemeriksaan keaslian video menggunakan Hive Moderation. Perangkat ini dapat mendeteksi apakah suatu konten dibuat dengan bantuan artificial intelligence (AI). Hasilnya, suara Mahfud dalam video memiliki probabilitas sebesar 99,4 persen dihasilkan AI.
Selain itu, melalui Google Lens, ditemukan bahwa foto Mahfud yang digunakan dalam video kemungkinan besar diambil dari laman Antara. Foto tersebut diambil pada 5 November 2021, saat Mahfud memberikan keterangan pers terkait perkembangan Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi, video Mahfud MD mengumumkan bansos yang berasal dari perampasan aset koruptor merupakan konten hasil manipulasi. Suara dalam video tersebut terdeteksi dihasilkan AI, sedangkan foto yang digunakan merupakan manipulasi dari foto asli Mahfud yang diambil pada tahun 2021.
Konten ini tidak benar dan dapat menyesatkan masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkan atau percaya sepenuhnya terhadap konten yang beredar di media sosial.