
Penutupan Sementara Operasional Hotel Pusako Bukittinggi
PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) mengumumkan penutupan sementara operasional Hotel Pusako Bukittinggi mulai 1 Januari 2026. Keputusan ini diambil untuk memastikan bahwa fasilitas hotel dapat diperbarui secara menyeluruh, sehingga tetap memenuhi standar kualitas layanan dan keselamatan tamu.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Corporate Secretary PSKT, Seandy Khusen, menjelaskan bahwa proses renovasi akan segera dimulai setelah kajian teknis selesai. Ia menambahkan bahwa jangka waktu renovasi akan ditentukan lebih lanjut. Selain itu, perusahaan sedang melakukan evaluasi terhadap kebutuhan tenaga kerja di unit tersebut. Dalam hal ini, tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian jumlah karyawan sesuai dengan kebutuhan operasional serta ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku.
Seandy juga menyampaikan bahwa PSKT akan melakukan evaluasi dan komunikasi dengan karyawan yang terdampak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Opsi yang tersedia termasuk penempatan ulang, perumahan sementara, atau pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan pemberian hak normatif.
Keputusan penutupan sementara ini telah disetujui melalui risalah rapat direksi pada 10 November 2025 dan disahkan oleh keputusan sirkuler pengganti rapat dewan komisaris pada 11 November 2025.
Dampak Terhadap Kinerja Perusahaan
Berdasarkan laporan konsolidasi kuartal III-2025, Hotel Pusako Bukittinggi berkontribusi sekitar 7% dari total pendapatan dan 2% terhadap total aset. Namun, dampak terhadap kinerja PSKT secara konsolidasi diperkirakan tidak material.
Seandy menegaskan bahwa kegiatan Hotel Pusako Bukittinggi dihentikan sementara, namun kegiatan hotel lain dalam jaringan PSKT tetap berjalan normal.
Laporan Keuangan Perusahaan
Mengutip laporan keuangannya, Jumat (24/10/2025), pendapatan PSKT tercatat turun 4,16% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp 37,69 miliar per akhir September 2025.
Mayoritas pos pendapatan memang turun dalam periode ini. Rinciannya, pos pendapatan kamar turun 3,60% YoY menjadi Rp 33,43 miliar, makanan dan minuman turun 36,20% YoY menjadi Rp 1,59 miliar, sewa ruang turun 5,35% YoY menjadi Rp 587,28 juta, dan pembatalan turun 30,28% YoY menjadi Rp 254,73 juta.
Sementara itu dua pos pendapatan lainnya masih berhasil tumbuh, yakni pendapatan service management yang melesat 281,46% YoY menjadi Rp 822,37 juta dan penjualan lain-lain yang naik 5,44% YoY menjadi Rp 1,01 miliar.
Beban Usaha dan Kerugian
Beberapa beban usaha tercatat meningkat, dengan beban umum dan administrasi naik 10,29% YoY menjadi Rp 26,46 miliar. Akibatnya, perusahaan mencatatkan rugi operasi sebesar Rp 7,81 miliar, naik dari posisi Rp 5,08 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Pendapatan bunga PSKT juga turun 43,06% YoY menjadi Rp 19,10 juta, dan rugi selisih kurs-bersih membengkak 400,28% YoY menjadi Rp 9,05 juta. Dengan beban keuangan yang turun 36,74% YoY menjadi Rp 672,47 juta, rugi sebelum pajak tercatat sebesar Rp 8,15 miliar, naik dari posisi rugi Rp 5,75 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Ditambah beban pajak tangguhan yang turun 1,54% YoY menjadi Rp 192,71 juta, rugi periode berjalan per kuartal III-2025 tercatat sebesar Rp 7,96 miliar, naik dari posisi rugi Rp 5,55 miliar pada periode yang sama tahun lalu atau naik 43,23% YoY.