
Kondisi Air di Sungai Amandit Mengalami Kenaikan
Di Pegunungan Meratus, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), debit air di beberapa sungai mengalami kenaikan. Hal ini terlihat dari sebuah video yang dibagikan dalam grup Info Emergency HSS, menunjukkan kondisi arus Sungai Amandit yang meningkat dari biasanya.
Dalam video tersebut, terlihat bahwa debit air Sungai Amandit meningkat sekitar 2 meter dari tingkat normal. Warna air yang kecoklatan juga menjadi tanda adanya perubahan signifikan pada aliran air. Video ini diunggah pada Jumat (24/10/2025) pagi, sekitar pukul 06.27 WITA.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pemilik video memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk tetap waspada dan berhati-hati. Mereka diminta untuk selalu memperhatikan perkembangan kondisi air agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, informasi dari relawan lainnya menyebutkan bahwa Sungai Amandit Malutu masih dalam kondisi aman. Cuaca di wilayah tersebut terpantau mendung, namun belum ada tanda-tanda bahaya.
Pernyataan Camat Loksado
Camat Loksado, Ahmad Nabhan, mengonfirmasi kondisi tersebut melalui komunikasi terpisah. Ia menyatakan bahwa saat ini sedang terjadi gerimis dan debit air naik sekitar 2 meter dari biasanya. Pernyataan ini disampaikan sekitar pukul 08.11 WITA.
Nabhan juga menjelaskan bahwa hujan telah terjadi sejak malam hari, namun sampai saat ini kondisi di Loksado masih dalam keadaan aman. Meskipun demikian, ia tetap meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan cuaca atau aliran air yang bisa terjadi.
Perkiraan Cuaca dan Potensi Bencana
Berdasarkan laporan dari Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSS, yang diperoleh dari sumber BMKG Kalsel, wilayah HSS memiliki potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada pukul 07.30 WITA di Kecamatan Loksado. Hujan ini dapat disertai kilat/petir serta angin kencang, dan diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 09.00 WITA.
Daerah Aliran Sungai (DAS) Loksado berada dalam status siaga. Namun, Sungai Amandit, Nagara, Kalumpang, dan Bendungan Telaga Langsat masih dalam kondisi normal. Tidak ada kejadian bencana yang dilaporkan, dan situasi saat ini terbilang aman dan kondusif.
Kesiapan dan Pemantauan Berkelanjutan
Meski saat ini kondisi terlihat stabil, pihak BPBD HSS tetap melakukan pemantauan secara berkala. Mereka memastikan bahwa semua data terkini tentang curah hujan, debit air, dan kondisi cuaca dapat segera diproses dan disampaikan kepada masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan informasi resmi dari instansi terkait dan tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita yang tidak jelas sumbernya. Dengan kesiapan dan kesadaran yang baik, masyarakat dapat lebih siap menghadapi segala kemungkinan yang muncul akibat perubahan iklim dan cuaca.