Jakarta, IDN Times - PT Hutama Karya (Persero) mulai memperbaiki Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) yang terdampak banjir bandang dan longsor.
Adapun ruas yang terdampak ialah Binjai-Langsa. Perbaikan dilakukan pada KM 69+400–KM 69+500 Jalur B (arah Langsa menuju Binjai), KM 33+350–KM 34+000 Jalur A (arah Binjai menuju Langsa), KM 36+000–KM 37+000 dan KM 37+000 Jalur B.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
1. Perimeter dan drainase harus diperbaiki
Lebih lanjut, perbaikan dilakukan pada saluran u-ditch atau saluran drainase beton dan perimeter atau saluran tepi, penimbunan, perapihan dan perkuatan menggunakan box beton serta geotextile.
Kemudian penimbunan lereng, pemadatan dan perapihan kembali, penerapan metode solid sodding, dan pemasangan steel sheet pile agar kualitas layanan dapat kembali optimal.
2. Ditargetkan rampung 20 Januari
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah menargetkan perbaikan ditargetkan rampung bulan ini.
“Target kami, seluruh pekerjaan rampung paling lambat 20 Januari 2026, dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan petugas di lapangan,” kata Mardiansyah dikutip Jumat, (9/1/2026).
3. Arus lalu lintas terdampak
Selama pekerjaan berlangsung, Hutama Karya menerapkan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kerja, memasang perambuan peringatan, serta menyampaikan informasi kepada pengguna jalan melalui VMS dan kanal komunikasi resmi.
Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar keselamatan kerja di jalan tol, termasuk pengamanan area kerja agar dampaknya terhadap kelancaran lalu lintas tetap terkendali.
Hutama Karya juga mengoptimalkan tim inspeksi dan respons cepat untuk mengidentifikasi potensi kerusakan serta melakukan penanganan segera, khususnya pada titik-titik yang memerlukan perhatian pasca bencana.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pemeliharaan. Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta menyesuaikan kecepatan saat melintas di area pekerjaan,” ucap Mardiansyah.
Hutama Karya Ikut Bangun Dapur MBG di Jambi 50 Proyek Konektivitas Hutama Karya Dorong Ekonomi dan Layanan Publik Catat Rekor, Hutama Karya Selesaikan Proyek Tol 15,47 Km Dalam 473 Hari


