Ibas: MBG Bukan Hanya Gizi, Tapi Pendorong Ekonomi Daerah

admin.aiotrade 19 Des 2025 3 menit 11x dilihat
Ibas: MBG Bukan Hanya Gizi, Tapi Pendorong Ekonomi Daerah

Peluang Ekonomi Baru di Daerah Akibat Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan bahwa program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka peluang ekonomi baru di daerah. Ia menilai, program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Ibas menyampaikan hal ini saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Magetan dalam rangka Silaturahmi Kebangsaan MPR RI bertajuk “Muda Bukan Wacana”. Ia menilai, Magetan memiliki potensi pertanian yang dapat menjadi penyangga rantai pasok untuk program MBG. Menurutnya, jika dikelola dengan baik, tepat sasaran, dan tidak disalahgunakan, program ini bisa mengaktifkan kegiatan ekonomi yang menguntungkan daerah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sektor Pertanian Jadi Lokomotif Daerah

Ibas menegaskan bahwa sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan menjadi jawaban konkret bagi masa depan ekonomi daerah. Menurutnya, tantangan utama bukan lagi pada ketiadaan peluang, melainkan pada keberanian dan kemauan anak muda untuk terjun langsung.

“Sering kali yang jadi masalah itu gengsi. Padahal di banyak negara, justru para farmer dan peternaklah yang maju dan berpenghasilan besar,” ujar anggota Dewan Penasihat KADIN itu.

Ibas menekankan bahwa sektor tersebut memiliki keunggulan karena hasilnya pasti terserap, terjual, dan dikonsumsi masyarakat. Dengan pendekatan yang adaptif dan kemauan belajar, peluang itu bisa dikembangkan menjadi usaha yang berkelanjutan. Ia mendorong para generasi muda untuk belajar dengan cara-cara baru, proaktif mengunjungi pusat usaha yang berhasil, dan memanfaatkan teknologi digital melalui platform pembelajaran daring.

Pemerintah Siapkan Berbagai KUR Berbunga Rendah

Ibas menjelaskan bahwa pemerintah telah menyediakan berbagai skema dukungan termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah, sebagai modal bagi anak muda yang ingin memulai usaha. Ia pun optimistis pemerintah daerah akan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menciptakan lapangan kerja dan menumbuhkan ekonomi lokal.

“Negara ini butuh pemimpin yang pintar, tajam, dan memahami usaha rakyat. Relasi penting, tetapi harus mengikuti aturan dan etika. Relasi yang menghalalkan segala cara justru merusak nilai kebangsaan,” ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu.

Kemajuan Daerah Butuh Peran Generasi Muda

Lebih jauh, dalam dialog interaktif tersebut, Ibas juga mendorong para generasi muda tidak apatis terhadap politik dan kehidupan publik. Ibas menekankan bahwa berorganisasi, berpartai, atau mencalonkan diri dalam jabatan publik adalah bentuk partisipasi dalam berdemokrasi, selama dijalankan dengan cara yang benar dan bertanggung jawab.

Menurut dia, kemajuan daerah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif tangan-tangan muda. “Pemuda bukan hanya penggerak ekonomi, tetapi juga penjaga persatuan, pelopor sosial kemanusiaan, dan calon pemimpin masa depan. Mari kita bergotong royong membangun desa, kecamatan, kabupaten, hingga Indonesia,” kata dia.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan