Identitas ABK TB Kawan Kita XI yang Tewas Saat Kapal Tenggelam di Pulau Seliu Belitung

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Identitas ABK TB Kawan Kita XI yang Tewas Saat Kapal Tenggelam di Pulau Seliu Belitung
Identitas ABK TB Kawan Kita XI yang Tewas Saat Kapal Tenggelam di Pulau Seliu Belitung

Kecelakaan Kapal Tug Boat di Perairan Pulau Seliu

Pada hari Jumat (25/10/2025), terjadi kecelakaan yang menimpa Tug Boat (TB) Kawan Kita XI di perairan Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Kejadian ini berawal dari kandasnya kapal di atas karang dan batu, yang kemudian menyebabkan kerusakan parah pada mesin kapal.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, ketika TB Kawan Kita XI mengalami kebocoran parah di kamar mesin. Akibatnya, kapal miring dan akhirnya tenggelam hanya dalam waktu 30 menit, yaitu pada pukul 03.30 WIB. Para ABK (Anak Buah Kapal) segera berusaha menyelamatkan diri dengan menggunakan life raft.

Sayangnya, dalam proses evakuasi tersebut, satu orang ABK dinyatakan meninggal dunia. Setelah dilakukan identifikasi, diketahui bahwa korban adalah Selamet Riyadi. Kepala Kansar Pangkalpinang I Made Oka Astawa menjelaskan bahwa jenazah korban tidak dapat dinaikkan ke tangga Kapal BG Mitra Makmur VIII karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.

Para ABK yang selamat kemudian segera menghubungi Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan. Tim Rescue USS Tanjungpandan segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Tim SAR Gabungan terdiri dari Rescuer USS Tanjungpandan, Ditpolairud Polda Babel, Satpolairud Polres Belitung, KPLP Belitung, dan KSOP Belitung. Mereka menggunakan Kapal Nelayan KM Putra Bungsu Belitung untuk melakukan evakuasi.

Proses evakuasi dilakukan dari Dermaga Teluk Gembira, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Kondisi cuaca saat itu cukup mendukung, sehingga jenazah korban dapat dievakuasi dan segera dibawa ke Rumah Sakit di Tanjungpandan. I Made Oka Astawa menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam proses evakuasi tersebut.

TB Kawan Kita XI membawa delapan orang kru, termasuk nahkoda Lasang Lao (61 tahun) dan KKM Selamet Riyadi (32 tahun). Kapal tersebut sedang melakukan tugas evakuasi terhadap TB Tolandak I dan BG Mitra Makmur VIII yang kandas di perairan Pulau Seliu. Proses evakuasi awalnya berjalan lancar, hingga pukul 17.40 WIB, TB Kawan Kita XI berhasil menarik kedua kapal tersebut ke tempat berlabuh yang aman.

Namun, rencana perjalanan selanjutnya menuju Pulau Mendanau harus ditunda karena perubahan cuaca mendadak yang disertai angin, hujan, dan ombak besar. Nahkoda TB Kawan Kita XI memutuskan untuk berlindung dengan sandar di lambung kiri Kapal BG Mitra Makmur VIII. Sayangnya, pada pukul 18.30 WIB, ombak besar membuat BG Mitra Makmur VIII hanyut menuju karang. Secara bersamaan, TB Kawan Kita XI yang bersandar juga kandas di atas karang dan batu.

Benturan keras tersebut menyebabkan pendingin mesin TB Kawan Kita XI jebol, dan upaya nahkoda untuk menyalakan mesin gagal total. Akibatnya, kapal akhirnya tenggelam, menyebabkan satu korban jiwa.

Fakta Penting Terkait Kecelakaan

  • TB Kawan Kita XI kandas di atas karang dan batu di perairan Pulau Seliu.
  • Kebocoran parah di kamar mesin menyebabkan kapal miring dan akhirnya tenggelam.
  • Seorang ABK meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, yaitu Selamet Riyadi.
  • Tim SAR Gabungan terdiri dari beberapa instansi seperti USS Tanjungpandan, Ditpolairud Polda Babel, dan lainnya.
  • Proses evakuasi dilakukan dari Dermaga Teluk Gembira, Kecamatan Membalong.
  • Cuaca yang tidak memungkinkan membuat jenazah korban sulit dievakuasi.
  • TB Kawan Kita XI sedang melakukan tugas evakuasi terhadap dua kapal lain yang kandas.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan