Pengemudi Pajero dengan Pelat Polisi Palsu Diamankan Polres Tasikmalaya
Pada Minggu, 19 Oktober 2025, sebuah kejadian menarik perhatian masyarakat terjadi di flyover Pasopati, Bandung. Sebuah mobil Pajero yang menggunakan pelat polisi palsu dan dilengkapi dengan sirine serta strobo viral di media sosial. Kejadian ini berlangsung di tengah kemacetan lalu lintas, sehingga memicu reaksi dari pengendara lain.
Mobil Pajero tersebut awalnya mengundang perhatian karena tindakannya yang tidak biasa. Pengemudi mobil itu tampak tidak peduli dengan arahan dari pengendara lain yang menegurnya. Bahkan, ia justru kesal ketika aksinya direkam oleh pengendara lain. Video tersebut akhirnya menjadi viral dan menarik perhatian pihak berwajib.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Polres Tasikmalaya segera merespons laporan tersebut dan melakukan penyelidikan. Setelah diselidiki, petugas berhasil menemukan identitas pengemudi mobil tersebut. Pengemudi berinisial AR (37 tahun) yang merupakan warga Kota Tasikmalaya, akhirnya diamankan. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa AR bukanlah seorang anggota polisi. Ia hanya bekerja sebagai sopir pribadi seseorang yang tinggal di Tasikmalaya.
Penyelidikan dan Tindakan yang Dilakukan
Dalam penyelidikan lebih lanjut, polisi menemukan bahwa mobil Pajero yang digunakan AR milik seseorang bernama I. I pun tidak memiliki status sebagai anggota polisi. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa AR melakukan beberapa pelanggaran. Mulai dari penggunaan strobo dan sirine yang tidak sesuai aturan hingga penggunaan pelat nomor palsu.
Kepala Polres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, menyatakan bahwa pihaknya telah menindak pengemudi mobil tersebut. Menurutnya, AR telah membuat video permintaan maaf atas penggunaan pelat nomor yang tidak sah. Faruk juga menjelaskan bahwa pelat nomor yang dipasang di mobil tersebut sengaja dicetak secara acak agar mirip dengan mobil dinas kepolisian.

Reaksi Masyarakat dan Kehadiran Video Viral
Video yang menampilkan AR saat mengendarai mobil Pajero dengan pelat polisi sempat membuat heboh warga Kota Bandung. Banyak orang kaget melihat tindakan AR yang menyalakan sirine dan strobo seperti anggota kepolisian. Namun, situasi kemacetan membuat pengendara lain tidak bisa menghindar dan akhirnya menegur AR.
AR justru merasa tidak nyaman karena aksinya direkam. Akibatnya, video tersebut diunggah ke media sosial dan menjadi viral dalam waktu singkat. Setelah itu, AR langsung diamankan oleh polisi. Saat ini, AR sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut karena dianggap telah menciptakan gangguan di jalan raya.
Tindakan yang Diambil oleh Polisi
Polisi meminta pemilik mobil untuk mencopot pelat nomor, strobo, serta sirene yang terpasang di Pajero tersebut. Selain itu, mereka juga meminta pemilik untuk menggunakan pelat nomor asli dan bukan nomor yang mirip dengan mobil dinas kepolisian. Meskipun ada indikasi bahwa pelat nomor palsu dibuat secara sengaja, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian tentang tujuan pembuatan pelat tersebut.
Kejadian ini menunjukkan pentingnya kesadaran masyarakat akan aturan lalu lintas dan penggunaan alat yang tidak sah. Selain itu, hal ini juga menjadi peringatan bagi siapa pun yang ingin meniru tindakan aparat kepolisian tanpa izin.