
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Senin (29/12). Para analis menyarankan investor untuk mempertimbangkan beberapa saham yang memiliki potensi baik di tengah tren penurunan indeks. Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Ivan Rosanova dari BinaArtha Sekuritas, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi karena masih berada di bawah garis rata-rata pergerakan 20 hari (SMA-20) pada grafik harian. Saat ini, indeks berada di area support 8.510–8.550. Jika IHSG turun ke level 8.493, hal ini dapat menjadi sinyal perubahan tren pada grafik harian. Kondisi ini berpotensi membuka ruang penurunan lebih lanjut menuju level 8.424.
Ivan menjelaskan bahwa level support IHSG saat ini berada di Rp 8.493, 8.424, 8.361, dan 8.255. Sementara itu, level resistance terletak di Rp 8.578, 8.742, 8.877, dan 8.941. Selain itu, indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish. MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan oleh Ivan:
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Beli di level 6.300 – 6.500 dengan target harga terdekat di 7.150
- PT Indosat Tbk (ISAT): Beli di level 2.200 – 2.270 dengan target harga terdekat di 2.510
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Beli di level 7.050 – 7.300 dengan target harga terdekat di 7.750, 8.025, 8.300, dan 8.650
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Beli di level 7.900 – 7.975 dengan target harga terdekat di 8.500, 8.725, 8.975, 9.550, dan 10.050
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA): Beli di level 2.450 – 2.550 dengan target harga terdekat di 2.960, 3.090, 3.210, dan 3.380
Selain Ivan, Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas juga memperkirakan bahwa indeks akan turun pada perdagangan hari ini. Hal ini diperkuat dengan analisis secara teknikalnya, bahwa IHSG berada dalam fase konsolidasi bearish, didukung Stochastics KD dan RSI yang menunjukkan sinyal negatif dengan volume menurun.
Menurut Nafan, likuiditas cenderung tipis pada perdagangan di sisa akhir tahun. Namun, pelaku pasar dapat mencermati potensi window dressing dan menyesuaikan portofolio akhir tahun. Di sisi lain, volatilitas bisa meningkat pada saham berkapitalisasi kecil dan menengah.
Terdapat sejumlah sentimen yang akan memicu pergerakan saham pekan ini. Di dalam negeri, pemerintah tengah menyiapkan penegakan hukum untuk mengenakan denda sekitar US$ 8,5 miliar terhadap perusahaan sawit dan pertambangan yang beroperasi ilegal di kawasan hutan pada 2026. Langkah ini bertujuan memperbaiki tata kelola sumber daya alam sekaligus melindungi lingkungan, yang berpotensi berdampak terhadap sektor investasi dan persepsi investor terhadap praktik keberlanjutan.
Sedangkan dari sisi eksternal, investor global berekspektasi bahwa sentimen akhir tahun tentunya diperkuat data ekonomi yang tetap stabil, dan ekspektasi laba perusahaan yang kuat, serta optimisme terhadap prospek pertumbuhan di 2026. Meski demikian, investor juga berhati-hati terhadap risiko global yang memicu volatilitas market.
Mirae Asset kemudian memberikan tiga rekomendasi saham yang dapat dicermati investor pada perdagangan hari ini, antara lain:
- PT Bukalapak.com Tbk (BUKA): Beli di level 154 – 159 dengan target harga ke level 160, 165, dan 169
- PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA): Beli di level 1.000 – 1.060 dengan target harga ke level 1.070, 1.115, dan 1.230
- PT Mayora Indah Tbk (MYOR): Beli di level 2.130 – 2.190 dengan target harga ke level 2.220, 2.290, dan 2.420