
Pergerakan IHSG pada Perdagangan Selasa
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan pada perdagangan hari Selasa (16/12/2025). IHSG berhasil naik sebesar 0,43% dan berada di level 8.686,47. Meskipun demikian, pergerakan indeks sepanjang hari cenderung volatil dengan penguatan yang terbatas.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Faktor-faktor yang Mempengaruhi IHSG
Herditya Wicaksana, Head of Retail Research dari MNC Sekuritas, menilai bahwa pergerakan IHSG masih dipengaruhi oleh beberapa tekanan eksternal dan domestik. Salah satu faktor utama adalah kinerja saham perbankan yang cenderung melemah. Hal ini sejalan dengan kinerja bursa global dan Asia yang tidak begitu signifikan. Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga mengalami tekanan akibat penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Prediksi Perdagangan Rabu
Untuk perdagangan hari Rabu (17/12/2025), Herditya memperkirakan bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan secara terbatas. Ia memproyeksikan IHSG akan bergerak dengan level support di 8.664 dan resistance di 8.697. “Pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh dinamika harga komoditas global, khususnya emas dan minyak dunia,” ujar Herditya dalam pernyataannya.
Pengaruh Harga Emas dan Minyak Dunia
Menurut Herditya, harga emas dan minyak dunia berpotensi mengalami tekanan seiring munculnya titik terang perdamaian Ukraina. Selain itu, pelaku pasar juga akan memantau rilis data ketenagakerjaan AS atau Non-Farm Payroll (NFP) serta perkembangan data inflasi AS ke depan. Data tersebut berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter global.
Rekomendasi Saham Pilihan
Dari sisi saham, Herditya merekomendasikan investor untuk memperhatikan beberapa saham pilihan. Berikut ini beberapa rekomendasi yang diberikan:
- PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO): Target harga berada di kisaran Rp1.855-Rp1.960
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS): Target harga berada di rentang Rp2.380-Rp2.450
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA): Target harga berada di kisaran Rp2.870-Rp2.970
Analisis Pasar dan Persiapan Investor
Investor disarankan untuk tetap memantau pergerakan IHSG dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Dengan kondisi pasar yang fluktuatif, penting bagi investor untuk membuat strategi investasi yang tepat dan sesuai dengan risiko yang mereka bisa ambil. Dengan memperhatikan rekomendasi saham yang diberikan, investor dapat memperoleh pandangan lebih jelas tentang potensi pertumbuhan saham-saham tertentu.
Dalam situasi seperti ini, kesiapan dan kemampuan untuk membaca dinamika pasar menjadi kunci sukses dalam berinvestasi. Dengan informasi dan analisis yang tepat, investor dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dan bijak.