IHSG Diperkirakan Naik Terbatas Hari Ini, Cek Saham Pilihan

admin.aiotrade 06 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
IHSG Diperkirakan Naik Terbatas Hari Ini, Cek Saham Pilihan


Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 21,59 poin atau 0,27% menjadi 8.139 pada akhir perdagangan Senin (6/10/2025). Selama sesi perdagangan, IHSG sempat mencapai level tertinggi intraday baru yaitu 8.176. Penguatan ini terjadi karena beberapa faktor yang memengaruhi pasar saham.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

VP Equity Retail Analyst Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi menjelaskan bahwa penguatan IHSG didorong oleh peningkatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan rotasi ke sektor energi, infrastruktur, serta teknologi. Selain itu, ketidakpastian global terkait ancaman penutupan pemerintahan AS juga turut berpengaruh terhadap gerak IHSG hari ini.

Dari segi indikator teknikal, MACD menunjukkan tren yang melandai, namun RSI mengalami kenaikan. Menurut Audi, besok IHSG diperkirakan akan bergerak fluktuatif dengan cenderung menguat terbatas dalam rentang support 8.075 hingga resistance 8.210. Indikator MACD masih akan menunjukkan tren melandai.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menambahkan bahwa secara teknikal, IHSG hari ini ditutup di atas level MA5 dan ada kenaikan volume jual. Sementara itu, indeks bursa Asia ditutup beragam, dengan Tiongkok dan Korea Selatan masih libur. Di Jepang, indeks mencapai rekor tertinggi baru setelah terpilihnya PM baru. Sebaliknya, indeks Eropa dibuka melemah setelah pengunduran diri PM Perancis yang baru menjabat selama beberapa pekan, menyebabkan krisis politik.

Alrich juga menyampaikan bahwa indikator Stochastic RSI membentuk golden cross dan histogram negatif MACD tampak menyempit. Dengan demikian, IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidasi dalam rentang support 8.080 hingga resistance 8.180.

Menurut Audi, sentimen pasar besok akan dipengaruhi oleh antisipasi terhadap rilis data cadangan devisa Indonesia per September 2025 yang diperkirakan naik ke posisi US$ 159 miliar. Hal ini akan cenderung direspons positif oleh pasar seiring meningkatnya aktivitas ekspor.

Selain itu, kenaikan harga emas yang mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa akan mendorong emiten produsen atau yang terkait dengan komoditas emas untuk terus meningkat, sehingga berkontribusi pada laju IHSG.

Investor dapat melakukan trading buy terhadap saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan rentang harga support dan resistance masing-masing Rp 1.810-2.310 dan Rp 1.670-2.000. Selain itu, investor bisa melakukan speculative buy terhadap saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan rentang support Rp 1.600 dan resistance Rp 1.705 per saham.

Sementara itu, saham pilihan Alrich besok antara lain: PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA).

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan