Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Kamis (26/2). Ivan Rosanova, analis dari BinaArtha Sekuritas, melihat bahwa IHSG berpotensi melanjutkan koreksi jika turun di bawah level 8.252. Berdasarkan analisis Fibonacci retracement, target pelemahan indeks diperkirakan berada di kisaran 8.000–8.075.
Di sisi lain, jika indeks mampu menembus level 8.387, IHSG berpeluang naik menuju 8.500 sebagai ekstensi terbatas dari tren penguatan sebelumnya. Ivan juga mencatat level support dan resistance untuk IHSG. Level support berada di 8.160, 7.989, dan 7.835, sedangkan resistance di 8.527, 8.812, dan 8.992.
Pergerakan Wall Street yang Menghijau
Wall Street mengalami penguatan yang didorong oleh kenaikan saham teknologi. Hal ini memberikan sentimen positif bagi pasar modal global, termasuk di Indonesia. Namun, investor tetap perlu memperhatikan berbagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi pergerakan IHSG.
Pemerintah Siapkan Dana Sampah untuk 30 Daerah
Pemerintah telah menyiapkan dana sampah senilai Rp 5,8 triliun untuk 30 daerah dari Bank Dunia. Dengan adanya dana ini, harapan besar diarahkan pada pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah tersebut.
Indikator MACD Menunjukkan Momentum Bullish
Ivan menyatakan bahwa indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish. MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.
Penjelasan Support dan Resistance
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian. Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.
Rekomendasi Saham oleh Ivan
Ivan merekomendasikan beberapa saham yang layak diperhatikan investor hari ini, di antaranya PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Analisis Teknikal dari Phintraco Sekuritas
Sementara itu, analis Phintraco Sekuritas menilai bahwa IHSG secara teknikal masih bertahan di atas MA5 dan MA20. Namun indikator Stochastic RSI telah berada di area overbought dan MACD mulai menunjukkan penyempitan pada slope positif. Kondisi tersebut membuat indeks berpotensi bergerak konsolidatif di rentang 8.250–8.350.
Sentimen Global dan Data Ekonomi
Phintraco Sekuritas menyoroti beberapa sentimen yang akan mewarnai pergerakan indeks hari ini. Dari sisi global, pelaku pasar mencermati pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyoroti rencana program pensiun yang didukung pemerintah, dorongan pelarangan investor institusi membeli rumah tapak, klaim keberhasilan mendorong ekonomi dan menekan inflasi, serta fokus pada kebijakan domestik.
Selain itu, investor menantikan rilis data Economic Sentiment kawasan euro Februari 2026 yang diperkirakan naik ke level 99,5 dari 99,4. Dari Amerika Serikat, pasar juga menunggu data initial jobless claims yang diproyeksikan meningkat menjadi 210 ribu dari 206 ribu pada pekan sebelumnya.
Rekomendasi Saham oleh Phintraco Sekuritas
Adapun saham-saham yang direkomendasikan oleh Phintraco Sekuritas untuk hari ini, di antaranya adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Astra International Tbk (ASII).
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar