IHSG Diprediksi Naik, Analis Rekomendasikan INDF, ITMG, PANI, EMTK

admin.aiotrade 09 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
IHSG Diprediksi Naik, Analis Rekomendasikan INDF, ITMG, PANI, EMTK

Proyeksi IHSG untuk Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Kamis (9/10). Berdasarkan analisis dari berbagai lembaga keuangan, beberapa saham unggulan seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menjadi rekomendasi yang layak diperhatikan oleh para investor.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Analisis dari BinaArtha Sekuritas

Ivan Rosanova, analis dari BinaArtha Sekuritas, menjelaskan bahwa meskipun IHSG turun sebesar 0,04% di level 8.166 pada perdagangan kemarin, level tersebut masih berada di atas support 8.034 dan garis SMA-20. Hal ini menunjukkan bahwa tren naik IHSG masih memiliki potensi untuk terus berlanjut, kecuali jika indeks mengalami koreksi di bawah level 8.005.

Ivan memperkirakan bahwa level support IHSG berada di 8.034, 8.005, dan 7.940, sedangkan resistance terdekatnya berada di 8.202, 8.246, dan 8.300. Ia juga menyebutkan bahwa indikator MACD menunjukkan kondisi netral, yang artinya tidak ada tren jelas yang terlihat saat ini.

Penjelasan Tentang Support dan Resistance

Support adalah area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada suatu waktu. Ketika harga mencapai level ini, biasanya akan kembali naik karena peningkatan pembelian. Sebaliknya, resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya terjadi aksi jual besar-besaran sehingga laju kenaikan harga tertahan.

MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope yang berlanjut dan momentum beli tetap kuat.

Rekomendasi Saham dari BinaArtha Sekuritas

Berdasarkan analisis tersebut, Ivan memberikan rekomendasi saham-saham yang dapat dikoleksi pada perdagangan hari ini:

  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Tahan (hold) atau ambil untung (take profit) sebagian di level 7.375 sebagai target harga terdekat.
  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG): Hold dengan target harga terdekat di level 23.500.
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC): Beli pada rentang harga Rp 1.520 – 1.560 dengan target harga terdekat di level 1.775.
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Beli pada rentang harga Rp 1.550 – 1.600 dengan target harga terdekat di level 1.700.
  • PT Semen Indonesia Tbk (SMGR): Beli pada rentang harga Rp 2.460 – 2.540 dengan target harga terdekat di level 2.700.

Rekomendasi dari Phintraco Sekuritas

Sementara itu, Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dicermati hari ini, antara lain:

  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)
  • PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
  • PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)
  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)

Phintraco Sekuritas menilai ada potensi bearish divergence antara pergerakan IHSG dan indikator MACD. Selain itu, Stochastic RSI berada di area pivot dan mulai mengarah ke bawah, menandakan melemahnya momentum jangka pendek yang turut diperkuat oleh penurunan volume beli.

Garis Accumulation/Distribution (A/D) cenderung menurun, yang mengindikasikan adanya tekanan distribusi atau aksi profit taking dari pelaku pasar. Meski begitu, IHSG masih mampu bertahan di atas level moving average (MA) 5 dan 20 harian, sehingga belum menunjukkan tanda pembalikan tren secara menyeluruh.

Phintraco Sekuritas juga mencatat bahwa Bollinger Bands mulai menyempit, yang menandakan potensi pergerakan besar dalam waktu dekat. Maka, diperkirakan IHSG berpotensi konsolidasi pada rentang level 8.000-8.200. Perlu diwaspadai jika IHSG kembali koreksi di bawah level 8.000.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan