IHSG Diprediksi Turun, Saham ARCI, TINS, dan ADRO Jadi Favorit Analis

admin.aiotrade 13 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
IHSG Diprediksi Turun, Saham ARCI, TINS, dan ADRO Jadi Favorit Analis


Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diperkirakan akan mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (14/11) setelah sebelumnya ditutup turun sebesar 0,20% ke level 8.372. Pergerakan ini menjadi indikasi bahwa pasar sedang dalam fase koreksi dan perlu dipantau lebih lanjut.

Analis Phintraco Sekuritas memproyeksikan bahwa IHSG akan terus mengalami penurunan pada hari ini. Menurut analis tersebut, indeks telah menutup perdagangan di bawah level MA5, sementara indikator stochastic dan RSI menunjukkan adanya sinyal melemah. Selain itu, volume jual yang meningkat juga memberi tekanan pada pergerakan pasar.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Dengan situasi ini, IHSG berpotensi melemah dan mencoba menguji support di area 8.325 hingga 8.350,” ujar analis tersebut. Ia menetapkan bahwa level support IHSG saat ini berada di Rp 8.325, sedangkan level resistance berada di Rp 8.425.

Support merupakan titik harga yang dianggap sebagai batas terendah dari suatu saham. Ketika harga menyentuh level ini, biasanya terjadi peningkatan pembelian yang dapat mendorong harga kembali naik. Sementara itu, resistance adalah titik harga tertinggi yang dianggap sebagai penghalang bagi kenaikan harga. Saat harga menyentuh level ini, biasanya terjadi aksi jual besar-besaran yang dapat menghentikan laju kenaikan.

Dari sisi sentimen global, pasar Tiongkok sedang menantikan rilis data produksi industri bulan Oktober. Data ini diperkirakan tumbuh sebesar 5,8% secara tahunan (yoy), turun dari 6,5% yoy pada September 2025. Selain itu, Negeri Tirai Bambu juga akan merilis data retail sales bulan Oktober yang diprediksi tumbuh sebesar 2,2% secara yoy dari 3% yoy pada September 2025.

Rekomendasi Saham dari Phintraco Sekuritas

Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang layak diperhatikan oleh investor untuk perdagangan hari ini. Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain:

  • PT Panin Financial Tbk (PNFL)
  • PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)
  • PT Timah Tbk (TINS)
  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

Rekomendasi Saham dari BinaArtha Sekuritas

Sementara itu, analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova menyatakan bahwa IHSG cenderung bergerak dalam konsolidasi sepanjang pekan ini. Indeks saat ini masih berada di atas level 8.332 sebagai batas support yang telah ditetapkan sebelumnya.

Menurut Ivan, jika IHSG berhasil menembus level 8.443, indeks berpotensi kembali menguji resistance Fibonacci di 8.486. Penembusan di atas level ini dapat membuka peluang bagi tren naik berikutnya dengan target di 8.595.

Ia menyebutkan bahwa level support IHSG saat ini berada di Rp 8.332, 8.255, 8.163, dan 8.061. Sementara itu, level resistance berada di Rp 8.486, 8.595, dan 8.703.

“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish,” katanya dalam keterangan resmi.

MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.

Rekomendasi Saham dari BinaArtha Sekuritas

BinaArtha Sekuritas juga memberikan rekomendasi saham yang bisa diperhatikan oleh investor, antara lain:

  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), beli di level 1.850 – 1.900 dengan target harga terdekat di level 2.050
  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), beli di level 1.800 – 1.850 dengan target harga terdekat di level 2.090
  • PT Astra International Tbk (ASII), beli di level 5.800 – 6.000 dengan target harga terdekat di level 6.800
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), tahan penjualan dengan target harga terdekat di level 4.130
  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), ambil untung (take profit) sebagian di level 71 sebagai target harga terdekat

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan