
aiotrade, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan bergerak bullish pada perdagangan hari ini, Selasa (11/11/2025). Beberapa saham seperti MBMA, TOWR, dan HRTA menjadi fokus para investor dalam perdagangan hari ini.
Tim Riset Phintraco Sekuritas menjelaskan secara teknikal bahwa histogram positif MACD IHSG semakin meningkat seiring dengan kenaikan momentum penguatan indeks. Namun, Stochastic RSI berada di area overbought dan berpotensi membentuk Death Cross, yang diiringi oleh peningkatan volume jual.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Dalam jangka pendek, diperkirakan terjadi minor pullback akibat profit taking. Namun selama IHSG mampu bertahan di atas 8.300-8.340, kondisi bullish IHSG masih akan berlanjut,” tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas, Selasa (11/11/2025).
Sebelumnya, pada Senin (10/11/2025), IHSG ditutup melemah di level 8.391,24 atau turun 0,04% pada perdagangan Senin (10/11/2025). Pada sesi tersebut, IHSG sempat mencapai level intraday tertinggi baru pada level 8.478. Namun, penutupan perdagangan mengalami pelemahan tipis karena IHSG sudah berada di area overbought.
Dari dalam negeri, indeks keyakinan konsumen meningkat pada level 121,2 di Oktober 2025 dari level 115 pada September 2025. Level ini merupakan yang tertinggi sejak April 2025, setelah bulan lalu indeks tersebut turun pada level terendah sejak April 2022. Kenaikan ini menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini dan masa depan.
MERDEKA BATTERY MATERIALS TBK - TradingView
Dari global, indeks di Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin (10/11/2025). Penguatan ini dipicu oleh harapan akan berakhirnya government shutdown di AS.
Senat AS mencapai kesepakatan untuk mengakhiri government shutdown yang telah berlangsung selama 40 hari dan merupakan shutdown terlama sepanjang sejarah AS. Kesepakatan ini terjadi setelah Partai Demokrat dan Republik menyetujui paket pendanaan sementara untuk membuka kembali pemerintahan hingga Januari 2026, dengan syarat akan dilakukan pemungutan suara mengenai perpanjangan subsidi kesehatan sebelum Desember 2025.
Namun, kesepakatan ini harus disetujui mayoritas 60% suara, kemudian disetujui oleh DPR AS dan ditandatangani oleh Presiden Trump.
Prospek berakhirnya shutdown mendorong optimisme investor, karena shutdown yang berkepanjangan telah mengganggu aktivitas ekonomi terutama di sektor-sektor utama seperti perjalanan udara. Investor juga khawatir akan dampak shutdown terhadap ekonomi dan pasar tenaga kerja. Berakhirnya shutdown akan memperbarui rilis data ekonomi termasuk laporan pekerjaan bulanan yang telah tertunda.
Sementara itu, China telah mencabut sejumlah pembatasan ekspor mineral penting dan material tanah jarang ke AS, sebagai tanda bahwa kesepakatan dagang dengan AS masih berlaku.
Dari Inggris, hari ini akan dirilis data unemployment rate bulan September 2025 yang diperkirakan naik pada level 4,9% dari 4,8% di Agustus 2025. Dari Jerman akan dirilis data ZEW Economic Sentiment Index bulan November yang diperkirakan naik pada level 42,5 dari 39,3 di Oktober 2025.
Adapun sejumlah saham yang menjadi top picks Phintraco Sekuritas hari ini, Selasa (11/11/2025) adalah saham MBMA, TOWR, DKFT, ARCI, dan HRTA.
Berikut beberapa rekomendasi saham yang dapat diperhatikan:
- MBMA – Saham yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi karena kinerja bisnis yang stabil dan prospek industri yang positif.
- TOWR – Dikenal sebagai salah satu emiten unggulan di sektor properti dan infrastruktur.
- DKFT – Saham yang menawarkan diversifikasi portofolio dengan risiko relatif rendah.
- ARCI – Menawarkan peluang investasi yang menarik karena kinerja konsisten dan strategi bisnis yang jelas.
- HRTA – Saham yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang baik, terutama dalam konteks sektor industri.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.