
Prediksi IHSG Hari Ini: Penguatan yang Masih Berpotensi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih memiliki kekuatan untuk melanjutkan penguatan pada hari ini, Jumat (24/10/2025). Beberapa saham seperti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT United Tractors Tbk. (UNTR), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) menjadi rekomendasi analis untuk perdagangan hari ini.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Seorang Technical Analyst dari BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menyatakan bahwa IHSG masih memiliki peluang penguatan hari ini. Setelah penutupan kemarin yang menguat, IHSG hari ini diperkirakan akan menguji level 8.292.
“Saat ini, IHSG masih memiliki potensi untuk menguat dengan range resistance di 8.292 dan support di 8.238. Dari sisi sentimen, pelaku pasar akan mencermati musim rilis laporan keuangan kuartal III serta data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis hari ini, yang berpotensi memberikan arah pergerakan pasar selanjutnya,” ujarnya dalam risetnya.
Rekomendasi Saham BBNI
Saham pertama yang direkomendasikan adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dengan area beli pada level Rp4.110–Rp4.200. Menurut Reza, BBNI telah membentuk pola bullish reversal dan inverted head and shoulders.
Secara teknikal, jika BBNI mampu bertahan di atas level Rp4.100, maka target harga selanjutnya yang berpotensi diuji BBNI berada di level Rp4.420–Rp4.590 per lembar. Adapun stop loss BBNI diprediksi berada di level kurang dari Rp4.000.
Rekomendasi Saham UNTR
Reza juga merekomendasikan saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang tengah membentuk pola cup and handle. Area beli UNTR dianjurkan berada pada level Rp27.000–Rp27.300 per lembar, dengan target harga Rp27.700–Rp28.075 dan stop loss pada area kurang dari Rp26.500 per lembar.
“Selama berada di atas neckline Rp27.100, maka UNTR berpotensi untuk menguat menuju level resistance terdekatnya pada Rp27.700–Rp29.075,” jelasnya.
Rekomendasi Saham PGAS
Terakhir, dia merekomendasikan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dengan area beli pada level Rp1.725–Rp1.750 dan target harga pada Rp1.795 dan Rp1.845 per lembar. Menurutnya, PGAS saat ini tengah dalam tren bullish. Namun, jika pelemahan berlanjut, area stop loss berada di level kurang dari Rp1.700 per lembar.
“PGAS berhasil break dari level resistance-nya pada Rp1.700–Rp1.725 dan saat ini mempunyai potensi untuk melanjutkan penguatan hingga resistance berikutnya pada Rp1.795–Rp1.845,” tegasnya.
Rekomendasi Sell untuk SRTG
Sebaliknya, analis merekomendasikan sell untuk saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) yang saat ini menunjukkan pola bearish reversal, yaitu head and shoulders.
Pada perdagangan kemarin, SRTG ditutup terkoreksi 1,80% ke Rp1.640. Menurutnya, jika Saratoga bergerak di bawah level Rp1.750, peluang koreksi lanjutan masih terbuka.
“Jika harga bergerak di bawah level neckline Rp1.750, maka SRTG berpotensi untuk melemah hingga level support terdekatnya pada Rp1.555,” katanya.
Catatan Penting
Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.