IHSG Hari Ini Diproyeksikan Sideways, Cek Saham BBNI, BBCA, dan ICBP

admin.aiotrade 16 Des 2025 2 menit 13x dilihat
IHSG Hari Ini Diproyeksikan Sideways, Cek Saham BBNI, BBCA, dan ICBP


aiotrade, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak stabil pada hari ini, Selasa (16/12/2025). Beberapa saham yang menjadi pilihan investor antara lain BBNI, BBCA, dan ICBP.

Pada hari Senin (15/12/2025), IHSG ditutup melemah sebesar 0,13% ke posisi 8.649. Penurunan tersebut terjadi karena adanya koreksi harga saham DSSA, BRMS, TLKM, dan CUAN. Di sisi lain, saham-saham emiten bank besar seperti BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI mengalami rebound dan bergerak di zona hijau.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut analisis dari Tim Riset Phintraco Sekuritas, secara teknikal, indikator Stochastic RSI mendekati level oversold, namun belum menunjukkan tanda-tanda reversal. Sementara itu, MACD membentuk pelebaran histogram negatif.

“IHSG kembali ditutup di bawah level MA5, sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak sideways di kisaran 8.600 hingga 8.750,” tulis Phintraco Sekuritas dalam laporan mereka pada Selasa (16/12/2025).

Secara global, investor sedang bersiap menghadapi sejumlah rilis data ekonomi yang dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga. Perhatian juga tertuju pada kepemimpinan The Fed di masa depan. Menurut laporan Wall Street Journal, Presiden Donald Trump telah mempersempit daftar calon ketua The Fed berikutnya menjadi dua nama, yaitu mantan Gubernur Kevin Warsh dan Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett.

Prospek kepemimpinan The Fed yang lebih dovish telah memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga tahun depan. Namun, inflasi masih berada di atas target 2% dari bank sentral dan negara-negara maju lainnya, yang menghadapi tekanan harga yang kembali meningkat.

Di Asia, sebagian besar indeks bursa ditutup melemah pada hari Senin (15/12/2025), terutama karena perhatian terhadap data ekonomi Tiongkok. Data produksi industri Tiongkok bulan November melambat menjadi 4,8% YoY dari 4,9% YoY di Oktober 2025. Pertumbuhan penjualan ritel Tiongkok juga melambat menjadi 1,3% YoY dari 2,9% YoY, serta di bawah perkiraan 3,3% YoY. Ini merupakan pertumbuhan penjualan ritel terendah sejak Desember 2022, meskipun program stimulus pemerintah masih berlangsung.

Investor akan mengawasi rilis data nonfarm payrolls AS untuk bulan Oktober dan November 2025 (16/12/2025). Selain itu, data tingkat pengangguran dan retail sales AS juga akan dirilis.

Di Eropa, investor akan menantikan data tingkat pengangguran serta indeks PMI manufaktur dan jasa dari Inggris. Sementara itu, dari Jerman, data manufaktur dan indeks sentimen ekonomi akan dirilis.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham sebagai top picks hari ini, antara lain BBNI, BBCA, BBTN, JPFA, dan ICBP.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan