
JAKARTA, aiotrade.app
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan mengalami penguatan pada hari Kamis (9/10/2025). Pada penutupan bursa sebelumnya, IHSG ditutup di level 8.166 dengan penurunan sebesar 3,25 poin atau setara 0,04 persen.
Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyatakan bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve atau The Fed, tampaknya akan semakin berhati-hati dalam mengambil kebijakan suku bunga acuan. Hal ini terlihat dari risalah rapat bulan lalu yang menunjukkan adanya rasa khawatir terhadap inflasi. Kekhawatiran tersebut membuat The Fed lebih cenderung menahan diri dalam pengambilan keputusan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dari sisi domestik, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia turun sedikit menjadi 115 pada September 2025 dibandingkan dengan 117,2 pada Agustus 2025. Meskipun demikian, angka tersebut masih berada di zona optimistis. Hasil ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat relatif stabil.
Menurut Bank Indonesia, kepercayaan konsumen tetap kuat didukung oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang masing-masing mencatatkan angka 102,7 dan 127,2 meski ada penurunan.
Berdasarkan analisis teknikal, Pilarmas Investindo memperkirakan bahwa IHSG memiliki potensi untuk menguat secara terbatas dengan support dan resistance di kisaran 8.070–8.217.
Sementara itu, riset dari Phintraco Sekuritas menunjukkan bahwa koreksi IHSG kemarin disebabkan oleh aksi profit taking pada beberapa saham konglomerasi yang telah memberikan penguatan signifikan selama dua hari perdagangan sebelumnya. Aksi tersebut sempat memicu panic selling.
Faktor negatif lainnya datang dari penurunan Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia pada bulan September menjadi 115, turun dari 117,2 pada Agustus 2025. Angka ini merupakan titik terendah sejak April 2022.
Phintraco Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG akan mengalami konsolidasi dalam rentang 8.000–8.250. Namun, investor perlu waspada karena ada kemungkinan IHSG kembali mengalami koreksi di bawah level 8.000.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari beberapa perusahaan sekuritas:
- Pilarmas Investindo
- BREN: harga terakhir 9.650, support 9.425, resistance 9.975, target 9.950
- ADRO: harga terakhir 1.850, support 1.760, resistance 1.915, target 1.910
-
AADI: harga terakhir 8.325, support 8.075, resistance 8.775, target 8.650
-
Phintraco Sekuritas
- ESSA: trading buy 685–705, cutloss 670, target 760–900
- SRTG: trading buy 1.855–1.875, cutloss 1.800, target 2.000–2.100
-
ELSA: trading buy 495–500, cutloss 484, target 525–580
-
MNC Sekuritas
- AKRA: buy on weakness 1.075–1.120, stoploss di bawah 1.070, target 1.195–1.230
- BBYB: speculative buy 350–374, stoploss di bawah 344, target 400–430
- EXCL: buy on weakness 2.450–2.570, stoploss di bawah 2.420, target 2.700–2.770
- INDF: buy on weakness 7.125–7.200, stoploss di bawah 7.100, target 7.425–7.700
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham. Semua rekomendasi dan analisis saham berasal dari analis sekuritas yang bersangkutan. aiotrade.app tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Pastikan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.